Kembali ke Jatidiri Kepramukaan

Ada tiga jenis berkemah, yaitu kemah wisata, kemah kegiatan, dan kemah pendidikan. Kemah wisata biasanya yang dipentingkan wisata ke alam luar yang jarang masak sendiri.  Kemah kegiatan yang dipentingkan hanya kegiatannya di luar tenda dan jarang masak sendiri karena dianggap masak mengganggu kegiatan. Kemah pendidikan itu kegiatannya menggunakan kegiatan di tenda sebagai proses pendidikan dan masak menjadi sarana pendidikan. Gerakan Pramuka selalu menumpukan pada kemah pendidikan secara integratif. Ketiganya mempunyai tujuan masing-masing. Anehnya,  kemah pendidikan mulai disamakan dengan kemah yang lain. Memasak sendiri dianggap merepotkan. Bila perlu, mandi pun dimandikan. Anak dianggap emas yang tidak boleh disentuh karena takut terluka atau tersiksa. Anak akan mengikuti saja dominasi pembina.  […]

16.632 Orang Warnai Nambangan Watu-Watu Pantai Kenjeran

Sebanyak 16.632 warga Surabaya gotong royong membersihkan Pantai Kenjeran di Nambangan Watu-watu, Kecamatan Bulak, Surabaya, Minggu (24/9/2017). Acara ini dimulai pukul 06.00 WIB. Acara yang diinisiasi oleh Tunas Hijau bersama  Pemerintah Kota Surabaya, Komunitas Bicara Surabaya, Kwarda Jatim, PT Dharma Lautan Utama, PDAM Surya Sembada dan Hotel Mercure Grand Mirama ini belangsung meriah dan sangat ramai. Aksi yang Pantai watu-watu itu pun nampak semakin indah dengan aneka warna busana belasan ribu orang yang sedang memunguti sampah. Penanggung jawab Bersih-Bersih Pantai Kenjeran, Zamroni, mengatakan jumlah yang ikut pada bersih-bersih kali ini bertambah banyak dibanding tahun 2016 lalu yang juga lebih dari […]

Sosialisasi Program LH Unggulan Pramuka Jatim ke Forum Sekolah Adiwiyata SD

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) Jatim terus menggelorakan gerakan peduli lingkungan hidup. Melalui Andalan Daerah Urusan Lingkungan Hidup Kwarda Jatim Kak Mochamad Zamroni, Kwarda Jatim mensosialisasikan dua program unggulan lingkungan hidupnya kepada pertemuan Forum Sekolah Adiwiyata Jawa Timur di SDN Dinoyo 2 Kota Malang, Sabtu (23/9). “Kapan terakhir kali sekolah Bapak/Ibu sekalian panen kompos melalui media pengomposan sampah organik yang ada di sekolah?” tanya Kak Zamroni mengawali sosialisasi lingkungan hidupnya. Menurutnya, sudah menjadi rahasia umum bahwa pengelolaan lingkungan hidup di sekolah terjadi penurunan setelah mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional  atau Mandiri. “Bagi sekolah yang telah mendapatkan penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata […]

Gebyar Aksi Biopori Gudep Pangkalan SDN Poter 1 Tanahmerah

Gerakan peduli lingkungan hidup melalui aksi pembuatan lubang resapan biopori terus berlanjut di Gugusdepan 0883-0884 pangkalan SDN Poter 1 Tanahmerah, Kabupaten Bangkalan. Gugusdepan ini siap menjadi yang pertama di Jawa Timur yang berhasil membuat 500 lubang resapan biopori di tahun 2017 ini. Gebyar aksi masal pembuatan lubang resapan biopori dilakukan gugusdepan ini dengan melibatkan 3 gugudepan pangkalan sekolah sekitar mereka, Sabtu (23/9/2017). Pangkalan gugusdepan yang terlibat pada gebyar aksi itu adalah SD Negeri Patemon, SD Negeri Poter 2, dan SD Negeri Basanah. “Ada sekitar 200 orang yang kami libatkan pada gebyar aksi pembuatan lubang resapan biopori di lapangan samping SDN […]

Pramuka SDN Poter 1 Tanahmerah Belajar Daur Ulang Kertas

Anggota Pramuka Gugus Depan 0883-0884 pangkalan SDN Poter 1 Tanahmerah, Kabupaten Bangkalan, belajar mendaur ulang sampah kertas. Sampah kertas yang didaur ulang adalah sampah kertas yang telah mereka kumpulkan di sekolah sejak lebih dari sebulan lalu. “Pasca pembinaan lingkungan hidup bersama Kwarda Jatim (5 Agustus lalu), kami terus melakukan aksi pembuatan lubang resapan biopori. Kami juga memilah sampah khusus kertas dari masing-masing kelas,” kata Kak Aan Hari Wibowo, Pembina Pramuka Gudep 0883-0884 pangkalan SDN Poter 1 Tanahmerah, Bangkalan. Andalan Daerah urusan Lingkungan Hidup Kwarda Jatim Kak Mochamad Zamroni memandu para anggota Pramuka Penggalang itu mendaur ulang sampah kertas. “Membuat kertas […]

Workshop Pemberdayaan Gugusdepan dan Sako 2017 Kwarda Jatim

Kwarda Jatim kembali membekali Gugusdepan Pramuka di Jawa Timur agar menjadi gudep unggul melalui Workshop Pemberdayaan Gugusdepan dan Sako, 30 September – 1 Oktober 2017. Kegiatan yang akan dilaksanakan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah Argasonya Balongbendo, Sidoarjo ini akan diikuti oleh 76 orang peserta dari 38 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka se-Jawa Timur. Setiap Kwarcab hanya akan mengutus 1 Gudep atau Sako sebagai peserta workshop dengan masing-masing terdiri atas 2 orang, yakni pembina dan peserta didik. Gudep yang berpartisipasi pun harus memliki satuan Racana atau Ambalan. Diantara gudep yang akan menjadi peserta adalah pangkalan SMKN 2 Pacitan, SMAN 2 Lumajang, […]

Hayyin, Layyin, Qarib dan Sahl Pembina

Bagaimana caranya agar pelatih dan pembina pramuka bersifat seperti berikut? *Hayyin*: Tidak mudah Memaki, Tidak Mudah Melaknat serta Teduh Jiwanya. *Layyin*: Orang yang selalu menginginkan Kebaikan untuk sesama Manusia, Sikapnya Lembut & Santun. *Qarib*: Menyenangkan bagi orang yang diajak Bicara, Bersikap Ramah, Akrab. *Sahl*: Orang yang tidak Mempersulit sesuatu. Selalu ada Solusi bagi setiap Permasalahan. Tentu,  mudah mempunyai wawasan Gerakan Pramuka dan terampil kepramukaan tetapi sulit untuk bersatya darma yang baik dan benar.  Pelatih dan pembina selalulah terus berproses untuk menjadi lebih baik. Bravo pelatih dan pembina pramuka. (Kak Suyatno)

Antara Terbaik dan Lebih Baik

Kata terbaik selalu dipakai dalam kehidupan ini untuk membedakan dengan yang kurang baik,  tidak baik,  atau gagal.  Pembedaan itu melahirkan gesekan yang tajam bahkan berujung saling hujat dan pecat.  Terbaik melambangkan yang bernilai lebih dari yang lainnya. Kata lebih baik selalu mengisi kekurangan atau keberhasilan sebelumnya untuk ditingkatkan. Ada gerak maju dan ada proses yang meningkat.  Lebih baik melihat ke kualitas diri sendiri dibandingkan dengan melihat diri orang lain. Dweck (2017) menyebutkan bahwa terbaik merupakan lambang berpikir tetap sedangkan lebih baik melambangkan berpikir tumbuh.  Orang yang berpikir tetap lebih bertahan pada gengsi diri dan tidak mau kalah dengan orang lain. […]

Peringati Tahun Baru Hijriyah, Pramuka SDIT Al Uswah Gelar Kirab

Gugus Depan 2547-2548 pangkalan SDIT Al Uswah Surabaya menggelar Kirab 1 Muharram 1439 Hijriyah, Rabu (20/9/2017). Aksi yang berlangsung pada hari terakhir pada tahun 1438 Hijriyah ini digawangi oleh kesatuan aksi Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 sekolah ini. Aksi dibagi menjadi 3 titik. Pertama, Pramuka Siaga yang juga siswa kelas 1, mengusung kegiatan melukis indah. 111 Pramuka Siaga ini belajar finger painting atau melukis dengan jari dan telapak tangan bertema tahun baru Islam. “Lokasi melukis indah berada di halaman sekolah,” kata Kak Fita Amidanal Hikmah, ketua panitia. Titik kedua, Pramuka Siaga yang juga […]

Skill & Intelligence of Scout Competition 2017

Pramuka Gugus Depan Pangkalan Madrasah Aliyah Negeri 1 Mojosari, Mojokerto mengadakan Skill & Intelligence of Scout Competition 2017. Lomba ini diperuntukkan bagi regu Pramuka Penggalang SMP/MTs sederajat se-Jawa Timur. Lomba yang mengangkat tema “Galang Aksi, Raih Prestasi, Guna Temukan Jati Diri” ini akan diselenggarakan pada 29 September – 1 Oktober 2017 di Madrasah Aliyah Negeri Mojosari, Mojokerto. Peserta lomba ini adalah regu Pramuka Penggalang yang terdiri dari 10 anggota. Tiap regu mengirimkan 1 orang pembina. Tiap regu maksimal mengirimkan 2 orang official. Tiap pangkalan bisa maksimal mengirimkan 4 regu. Jumlah regu peserta terbatas, maksimal 40 regu. Pendaftaran bisa dilaksanakan di […]