Wilker Madiun Wakili Jatim pada Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional 2017 di Bangka Belitung

Tim peserta wilayah kerja Madiun terpilih sebagai tim peserta terbaik pada Perkemahan Pramuka Madrasah Provinsi (PPMP) Jawa Timur yang digelar 3 hari di Hotel Puncak Ayanna, Trawas, Mojokerto, 27-29 Maret 2017. Mereka pun berhak mewakili kontingen Jawa Timur pada Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional yang akan diselenggarakan di Bangka Belitung, 15-20 Mei 2017.

Anggota tim peserta putra wilayah kerja Madiun yang akan berlaga ke tingkat nasional adalah Fauzan Rafi Nugroho, Hamzani Ari Munandar, Thoriq Harizul Ahsan, Nur Muhlis Susilo, Bangun Waksito Putro, Mu’izzul Qirom, Roqy Irfaan, Ilham Muhammad Yusuf, dan pembina Kak Imron Rosidi.

Sedangkan anggota tim peserta putri wilayah kerja Madiun yang akan berlaga ke tingkat nasional adalah Lutfi Uzlifatul Jannah, Hanifah Zayyan, Maulida Dwi Rahmawati, Yesi Elsa Nabela, Yuliana Hendri, Rohmatul Laili, Yanuar Dila Nur Alifa, Devia Rahma Hammimatul Fadila dan pembina Kak Yuni Widyaningrum.

Kak Tatik Irawati, tim juri dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, mengatakan bahwa penjurian selama PPMP Jatim 2017 dilakukan dengan fair. “Hasilnya bisa dilihat dari setiap aspek mata lomba yang sudah direkap oleh tim juri,” kata Kak Tatik Irawati, yang juga kepala bagian Bina Muda Kwarda Jatim.

Tim juri dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, menyampaikan beberapa aspek penjurian yang dilakukan pada beberapa jenis lomba. “Pada tapak perkemahan, pastikan bahwa arah berdirinya tenda tidak searah dengan mata angin,” kata Kak Masul Hadi, tim juri Kwarda Jatim.

Tim peserta wilayah kerja Madiun meluapkan kegembiraannya setelah terpilih menjadi tim yang mewakili Jatim pada Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional 2017 di Bangka Belitung

Kekuatan dalam pionering bukan dilihat dari tongkatnya. “Bedakan ikatan antara palang dan silang. Kekuatan dalam pionering dilihat dari ikatannya. Usahakan pionering yang dibuat tetap memperhatikan presisi. Pastikan juga pionering yang telah dibuat bisa dengan jelas jenis bangunannya,” terang Kak Masul Hadi.

Kiat menyiapkan tim untuk perlombaan pada Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional 2017 di Bangka Belitung juga disampaikan oleh Kak Masul Hadi. “Bila tidak ada yang mahir dari lomba yang akan diikuti di tingkat nasional, maka sebaiknya menghadirkan orang dari luar yang mahir. Pembuatan video pendek, misalnya,” kata Kak Masul Hadi, yang juga kepala bagian Organisasi dan Hukum Kwarda Jatim.

Untuk menjaga kebersihan dan kerapian tapak kemah yang akan dibuat, maka pemilahan sampah organik dan non organik sebaiknya dilakukan. “Kiat dari Andalan Daerah urusan Lingkungan Hidup Kak Zamroni perlu diterapkan, yaitu pembuatan lubang resapan biopori di tapak perkemahan untuk mengolah sampah organik. Kiat ini sudah mulai kita terapkan di Pertinas Saka Bakti Husada di Blitar pada Oktober 2016,” saran Kak Masul Hadi.

Sementara itu, Kak Supardi, kepala seksi pendidikan madrasah Kementerian Agama wilayah Jawa Timur, meminta tim peserta yang akan berlaga ke perkemahan nasional agar mempersiapkan tim sebaik-baiknya. “Jawa Timur harus bisa menjadi nomor satu. Yel-yelnya juga harus menjadi yang terbaik,” kata Kak Supardi yang mendampingi 3 hari pelaksanaan perkemahan di Trawas ini. (roni)

 

Berbagi

One thought on “Wilker Madiun Wakili Jatim pada Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional 2017 di Bangka Belitung

  • March 29, 2017 at 10:49 am
    Permalink

    Selamat dan Sukses buat Team Pramuka Wilker Madiun pada PPMN 2017 prov. Jatim
    Semoga di tingkat Nasional sukses juga

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares