Pastikan Kesiapan Festival Kampung Kelir Banyuwangi, Ketua Komisi E DPRD Jatim Kunjungi Desa Temenggungan

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Agung Mulyono mengunjungi Desa Temenggungan,  Banyuwangi yang menjadi lokasi Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka. Kunjungan yang didampingi pimpinan Kwarda Gerakan Pramuka Jatim dan pimpinan Kwarcab Banyuwangi ini dilaksanakan Senin (2/4) pagi.

Pada kunjungan itu,  Agung Mulyono yang juga seorang dokter ini, untuk melihat kesiapan pelaksanaan kegiatan bakti masyarakat oleh Pramuka Penegak dan Pandega (Pramuka usia 16-25 tahun) yang akan dilaksanakan empat hari ini di Kampung Wisata Temenggungan,  Banyuwangi yang juga dikenal dengan kampung Jazz Patrol ini.

Sekretaris Kwarcab Banyuwangi Budianto menjelaskan bahwa animo masyarakat sangat bagus untuk menyukseskan festival yang berfokus pada bakti pengecatan rumah dan sarana umum kampung ini menjadi kampung kelir atau kampung warna warni ini.

Ketua Komisi E DPRD Jatim Agung Mulyono saat berinteraksi dengan warga Desa Temenggungan yang menjadi lokasi bakti pengecatan Festival Kampung Kelir Pramuka di Banyuwangi

“Kami khawatir empat hari pelaksanaan Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka di Banyuwangi ini tidak bisa menyelesaikan target. Sebab, dari 100 rumah yang ditetapkan provinsi sebagai target,  di desa ini ada 160 rumah yang kemudian menjadi target. Jumlah itu sudah berkurang dari 200 lebih rumah yang bersedia,” kata Budianto saat mendampingi ketua Komisi E DPRD Jatim ini. Tapi, Kwarcab Banyuwangi, disampaikan oleh Budianto, siap menuntaskannya.

Menanggapi penjelasan Budianto itu, Ketua Komis E DPRD Jatim meminta panitia memastikan bahwa cat yang akan digunakan tidak kurang.  “Pastikan bahwa cat yang akan digunakan tidak kurang ya,” respon Agung Mulyono saat berada di depan salah satu rumah yang menjadi sasaran bakti pengecatan.

Ketua Komisi E DPRD Jatim yang putra asli Banyuwangi ini juga berinteraksi dengan perwakilan masyarakat Desa Temenggungan yang rumahnya menjadi sasaran bakti pengecatan.  Dewi Trisanti,  seorang ibu rumah tangga yang rumahnya menjadi sasaran bakti pengecatan, mengaku sangat senang karena rumahnya akan dicat.

Perwakilan tim peserta menerima cat kayi Emco dan cat tembok Decoline dan peralatan bakti pengecatan

“Mbak Dewi pas pengecatan rumah dilakukan oleh Pramuka, apakah hanya diam melihat saja?” tanya Agung Mulyono.  Dijawab oleh Dewi bahwa dirinya akan terlibat membantu apa saja yang akan dibutuhkan selama kegiatan. “Saya akan siap membantu apa saja yang dibutuhkan selama proses pengecatan, ” kata Dewi Trisanti. Ketua Komisi E DPRD Jatim ini juga memastikan bahwa Dewi Trisanti dan warga lainnya senang rumahnya jadi sasaran bakti pengecatan.

Sementara itu, para Pramuka Penegak dan Pandega dari Banyuwangi,  Situbondo dan Bondowoso peserta festival ini sudah mulai berdatangan pada Senin (2/4) pagi itu. Para peserta itu tidak hanya membawa perlengkapan pribadi mereka. “Kami juga membawa kuas,  kaleng cat kosong dan timba yang akan kami gunakan untuk bakti pengecatan,” tim peserta dari Gugusdepan Pramuka 02.301-02.302 pangkalan SMKN 1 Banyuwangi.  (roni)

Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

One thought on “Pastikan Kesiapan Festival Kampung Kelir Banyuwangi, Ketua Komisi E DPRD Jatim Kunjungi Desa Temenggungan

  • April 12, 2017 at 4:30 pm
    Permalink

    SALAM PRAMUKA, TOP MANTAP GIATNYA KAKAK-KAKAKKU.
    Semoga seluruh kegiatan “Festival Wirakarya – Kampung Kelir Pramuka” ini bisa berjalan dengan aman, lancar dan suskes, maksud serta tujuanya tercapai. Aamiin. Ijin unduh info & fotonya serta share ulang Kakak. terimakasih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *