Tunggu Hujan Reda, Pentas Seni Kontingen Jatim Berlangsung Tengah Malam

Hujan lebat mengguyur Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta dan sekitarnya Senin (14/8/2017) sejak sekitar pukul 18.00 WIB. Hujan lebat itu berlangsung sekitar 3 jam dan reda sekitar pukul 21.00. Pentas Seni yang sedianya dimulai pukul 19.00 WIB harus diundur pelaksanaanya setelah hujan reda.

Kontingen Jawa Timur yang dijadwalkan tampil pada Pentas Seni malam pertama itu pun terkena dampaknya. “Tampil pada nomor urut terakhir, kontingen Jawa Timur baru mendapat giliran tampil tengah malam,” kata Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak Pandega Kwartir Daerah (DKD) Jawa Timur Binar Bintang Putra Ananta.

Dampak pemunduran waktu pelaksanaan pentas seni malam pertama Raimuna Nasional 2017 itu, kontingen yang telah tampil sebelumnya langsung kembali ke tapak kemah masing-masing. “Kontingen Jawa Timur yang tampil giliran terakhir tengah malam jadinya seolah tampil di depan seluruh kontingen Jawa Timur sendiri,” ujar Binar Bintang Putra Ananta.

Kontingen Banyuwangi pada Raimuna Nasional 2017 dengan udeng khas Banyuwangi tetap setia menyaksikan Pentas Seni malam pertama hingga usai

Untungnya, Jawa Timur adalah kontingen terbanyak pada Raimuna Nasional XI di Cibubur, Jakarta ini dengan kekuatan lebih dari 900 orang. ”Jadinya tetap ada banyak yang menyaksikan penampilan kesenian tradisional Turonggo Yakso yang asli dari Trenggalek itu,” lanjut Binar Bintang.

Beragam persiapan khusus sebenarnya juga telah dilakukan oleh kontingen Jawa Timur untuk memeriahkan pentas seni malam pertama itu. Diantaranya penyediaan kembang api untuk dinyalakan bersama-sama seluruh peserta Raimuna Nasional 2017. Namun, sayangnya, kembang api tersebut jadinya hanya dinyalakan sendiri oleh kontingen Jawa Timur. (ron)

Keterangan foto: Tarian Turonggo Yakso khas Trenggalek ditampilkan kontingen Jawa Timur pada Pentas Seni malam pertama Raimuna Nasional 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *