Fajar Adi Permana, Pramuka Teladan dari Kwarcab Ngawi

Ada empat orang Pramuka Penegak Jawa Timur yang mendapatkan penghargaan Lencana Teladan dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Pramuka. Tiga orang diantaranya disematkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur yang juga Kamabida Gerakan Pramuka Jawa Timur Kak Soekarwo pada upacara peringatan Hari Pramuka ke-56 Jawa Timur di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (14/8/2017).

Fajar Adi Permana, anggota Pramuka Gudep 02.085 pangkalan SMK PGRI 2 Geneng, Ngawi, ialah salah satu yang menerima langsung penghargaan itu dari Gubernur Jatim. “Pastinya bangga bisa menerima penghargaan Lencana Pramuka Teladan dari Gubernur Jatim,” kata Fajar, yang lahir di Ngawi, 12 November 1998 ini.

Menyiapkan diri menjadi Pramuka Penegak Garuda, merupakan tantangan terbesar bagi Fajar sebelum penempuhan Pramuka Teladan. “Ketika persiapan sebelum tes, bikin saya sedikit stres karena harus ngurusi OSIS juga,” terang Fajar, yang juga wakil ketua OSIS periode 2014/2015 Geneng dan ketua OSIS periode 2015/2016 SMK PGRI 2 Ngawi.

Setelah meraih Pramuka Penegak Garuda, sebelum memastikan diri menempuh Lencana Pramuka Teladan, Fajar bertanya pada diri sendiri mengenai kemampuannya menjadi teladan bagi sekitarnya. “Ketika itu posisi saya sedang backpacker 1 minggu di Bali,” jelas Fajar, yang aktif sebagai anggota Dewan Saka Bakti Husada Puskesmas Geneng, Ngawi.

Mengenai minat Pramuka Penegak menjadi Penegak Teladan, Fajar yang kini bekerja di Bali beranggapan bahwa semakin tinggi kecintaan terhadap Pramuka, maka semakin tinggi juga motivasi untuk terus menggapai suatu hal.

“Kecintaan pada Pramuka bisa diwujudkan dengan menggapai Pramuka Garuda. Memang bukan kompetisi, tetapi  bukti konstribusi kita sejauh mana di dunia Pramuka. Sejauh mana ilmu kita di dunia Pramuka. Dan sejauh mana kita mengenal dunia Pramuka,” terang Fajar yang aktif Pramuka sejak Pramuka Siaga ini.

Fajar bersama Dwi Kurniawan dan Ahmad Hifni, yang juga menerima penghargaan Lencana Teladan di halaman Gedung Negara Grahadi. Mabicab Ngawi ikut menyertai

Sementara itu, Fajar mengaku mulai menyukai Pramuka ketika Madrasah Ibtidaiyah (MI atau setingkat SD), ketika masuk siaga dan penggalang, yaitu di MI ISLAMIYAH GERIH Ngawi. “Saya mengikuti beberapa kegiatan seperti perkemahan, lomba tali temali,  dan gerak jalan,” tutur Fajar.

Ketika dia melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP di MTsN Temboro yang saat ini bernama MTsN 1 Magetan, dia juga aktif Pramuka. “Saya pernah menjadi ketua (pratama) dewan penggalang. Ketika di penggalang,  saya sempat mau diikutkan untuk tes Pramuka Penggalang Garuda  tapi batal,  karena ada suatu hal yang tidak memungkinkan untuk ikut serta,” pungkasnya.

Di penggalang inilah dia mulai belajar berorganisasi dan keadministrasian. Banyak kenangan, ketika masih penggalang di MTsN 1 Magetan (MTsN Temboro)  mulai dari mempersiapkan acara Kemah Akbar di Telaga Ngebel Ponorogo dan Persami.

“Disitulah saya sedikit demi sedikit belajar keadministrasian kepramukaan. Ketika itu pembina saya di MTs adalah Kak Agus Muhalim dan Kak Novi. Merekalah yang membimbing saya saat Pramuka Penggalang,” terang Fajar Adi Permana.

Dia semakin menyukai kepramukaan ketika penegak di SMK PGRI 2 Geneng. “Saya menjadi anggota dewan ambalan dan gabung di satuan karya. Banyak sekali kegiatan yang saya ikuti ketika menjadi penegak. Saya pernah mengikuti lomba baris berbaris dan alhamdulillah juara 1,” jelas Fajar.

Fajar juga pernah mengikuti Perkemahan Bakti Saka Bakti Husada, dan juara 1 Lomba PPGD. “Saya juga pernah memperagakan PPGD yang disitu ditonton oleh Kamabicab Ngawi (Bupati Ngawi), dan Kamabisaka Saka Bakti Husada Ngawi,” ujar Fajar, yang berharap terus bisa aktif Pramuka saat pandega dan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi kelak.

Baginya, Pramuka adalah segalanya. “Ketika saya lulus Pramuka Penegak Garuda,  lalu mendapatkan lencana teladan,  itulah hal yang membuat saya bahagia, selain itu tangggung jawab yang diemban juga akan semakin tinggi,” tutur Fajar.

Saya menganggap Pramuka  sebagai sebuah hobi. “Pramuka adalah  hobi yang mendidik. Hobi yang melatih kita menjadi pemimpin. Hobi yang membuat kita belajar untuk memiliki pola pikir yang cerdas,” kata Fajar. (ron)

Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

One thought on “Fajar Adi Permana, Pramuka Teladan dari Kwarcab Ngawi

Leave a Reply to AHMAD AMIN Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *