Sriayu Dini Lestari, Pemimpin Regu Putri Beprestasi Tinggi LT IV Jatim 2017

Regu matahari dari Gugusdepan 09-208 pangkalan SMPN 1 Songgon, Kabupaten Banyuwangi, dinobatkan sebagai regu putri berprestasi tinggi Lomba Tingkat IV Regu Pramuka Penggalang se Jawa Timur 2017. Regu yang beranggotakan 8 orang itu pun berhak mewakili Provinsi Jawa Timur pada pelaksanaan LT V Nasional 2017 di Cibubur, Jakarta.

Ialah Sriayu Dini Lestari, pemimpin regu matahari tersebut yang mampu menghadirkan semangat dan kekompakan terus tinggi diantara semua anggota regunya selama pelaksanaan LT IV Jatim 2017. Beragam strategi pun diterapkan pada perkemahan yang digelar pada 8-13 Juli 2017 di Bumi Perkemahan Sumberboto Jombang itu.

“Penguasaan teknik kepramukaan saja tidak cukup untuk menjadi regu berprestasi tinggi pada LT IV Jatim 2017 lalu. Sebab, peserta LT IV adalah regu juara Lomba Tingkat III di masing-masing kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur,” kata pemimpin regu penggalang kelahiran Banyuwangi,18 Juni 2003 ini.

Regu matahari Gudep 09-208 pangkalan SMPN 1 Songgon, Banyuwangi, yang akan berlaga pada LT V Nasional 2017 mewakili Jawa Timur

33 jenis lomba dihadirkan pada LT IV Jatim 2017 itu. 33 jenis lomba itu sudah menjadi ciri khas kegiatan Pramuka selama ini. Diantaranya giat ketangkasan dengan lomba berenang, memanah, menembak dan kesamaptaan.

Pada giat keterampilan ada lomba pionering, english corner, robotika/line tracer, lukis mural, jurnalistik, iklan layanan masyarakat, fotografi, hasta karya, poster, obat tradisional dan mading. Pada giat wawasan kebangsaan ada lomba pidato kebangsaan, puisi kebangsaan, cerdas cermat dan pentas seni.

Pada giat keagamaan ada lomba doa sehari-hari dan beribadah. Pada giat umum ada lomba kedatangan, upacara pembukaan dan senam pagi. Ada juga lomba giat penjelajahan. Selain lomba pentas seni yang dilaksanakan pada malam hari, semua lomba digelar pagi dan siang hari.

Safari camp adalah lomba yang paling seru dan menantang bagi regu kami. Jaraknya luar luar biasa jauh, melewati hutan, sungai, bukit, lembah, ladang dan pemukiman penduduk. Kami sengaja menyusun strategi jadi regu paling akhir,” kata Pramuka Penggalang penghobi menari ini.

Dini dan regunya saat menampilkan Tarian Gandrung Jejer Jaran Dawuk pada pentas seni LT IV Jatim 2017

Dini menjelaskan bahwa strategi mejadi regu terakhir sengaja diterapkan supaya tidak terganggu sama regu lain. “Regu kami juga ingin lebih fokus bikin peta pita dan perjalanan. Bidikan pun dipastikan dengan akurat,” kata Sriayu Dini Lestari yang bercita-cita menjadi polisi wanita ini.

Berpapasan dengan regu-regu peserta LT IV selama pelaksanaan safari camp menjadi penyemangat tersendiri bagi Dini dan regunya. “Mereka semua adalah regu yang unik dan menarik. Mereka regu terbaik dari seluruh seluruh Jatim, yang tentunya menyuguhkan jargon andalannya masing-masing,” tambah Dini yang memenangi lomba pentas seni dengan tarian Gandrung Jejer Jaran Dawuk bersama regunya.

Pada saat perjalanan balik dari safaci camp, tepatnya pada saat halang rintang, mereka harus berjibaku dengan debu dan lumpur. “Pada saat halang rintang, kami harus mengasah otot sekaligus otak. Kekuatan fisik dan kekompakan regu kembali diuji, tentunya,” terang Pramuka yang tinggal di Songgon, Banyuwangi ini.

Regu matahari dari Kwarcab Banyuwangi ini memenangi banyak mata lomba LT IV Jatim 2017. Mata lomba yang dimenangi adalah packing, administrasi hijau, upacara bendera, pentas seni, mading 3D, hasta karya, forum penggalang, lukis mural, obat tradisional, kompas, menaksir, petapita, menembak, pidato, puisi, ibadah, doa harian, masak rimba dan bivak. (ron)

Berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares