Pada Oktober 2017 lalu, salah seorang Pramuka Pandega dari Jawa Timur berhasil meraih prestasi nasional. Robi Zam Zam, namanya. Dia anggota Pramuka Pandega dari Gugusdepan HOS Cokroaminoto 07.159 pangkalan SMAN 2 Lumajang.

Robi berhasil menjadi juara pertama Lomba Pramuka Penegak Pandega Prestasi Nasional 2017 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Lomba ini diikuti oleh peserta dari perwakilan provinsi seluruh Indonesia.

Menurutnya, seleksi peserta Lomba Pramuka Penegak Pandega Prestasi Nasional 2017 sangat ketat. “Seleksinya tidak hanya administrasi,” ujar Robi. Setelah dinyatakan lolos administrasi, tim juri nasional bahkan melakukan verifikasi lapangan.

Tidak tanggung-tanggung, tim juri sampai harus melakukan pertemuan dengan pembina Pramukanya, temannya dan orang tuanya. Setelah dinyatakan lolos untuk mengikuti tahap final, semua tahapan seleksi dilanjutkan di Jakarta.

Bagi Robi, setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. “Kita harus sadari dan terima kelebihan dan kekurangan setiap orang. Saya tidak menonjol di bidang seni. Yang saya ajukan ke juri adalah buah pikiran saya tentang rencana strategis bagi organisasi Gerakan Pramuka yang sudah saya jalankan,” kata Robi. .

Robi Zam Zam terbiasa mengikhlaskan apa yang tidak dimilikinya. “Ikhlaskan apa yang tidak kita miliki. Lakukan yang terbaik dengan apa yang kita miliki. Setiap kesuksesan butuh persiapan termasuk perjuangan dan pengorbanan, seperti Pramuka prestasi nasional ini,” ujar Robi Zam Zam.

Dia juga termasuk individu yang yakin bahwa hasil tidak akan mencederai usaha. “Kalau kita yakin dan melakukan persiapan yang terbaik, maka insyaAllah hasilnya juga terbaik,” pesan Robi Zam Zam.

Menurutnya, persiapan mengikuti seleksi ini tidaklah instan. “Peserta harus Pramuka Penegak atau Pramuka Pandega Garuda,” terang Robi. Calon peserta juga harus memiliki minimal 10 tanda kecakapan khusus dengan sekurang-kurangnya 3 TKK tingkat utama dan 5 TKK tingkat madya.

Calon peserta juga harus pernah mengikuti perkemahan wirakarya atau perkemahan bakti satuan karya pramuka sekurang-kurangnya di tingkat cabang dan pernah berintegrasi dengan masyarakat, atau pembuatan proyek-proyek kegiatan, dibuktikan dengan piagam penghargaan, atau surat keputusan dimaksud.

Calon peserta juga harus pernah mengikuti sedikitnya 3 kegiatan Pramuka Penegak Pandega di tingkat cabang, daerah, nasional atau internasional, yang dibuktikan dengan piagam penghargaan, sertifikat atau sejenisnya. (*)

Penulis: Mochamad Zamroni  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *