Sukses, Penanganan Bencana di Grahadi oleh Brigade Penolong Pramuka Sidoarjo

Parade Surya Senja, Senin (17/6/2019), di Gedung Negara Grahadi Surabaya, berlangsung semarak dengan aksi Brigade Penolong Pramuka 1315 Kwartir Cabang Kabupaten Sidoarjo. Mereka menggelar aksi penanganan korban bencana kebakaran dan angin kencang. 

Pada atraksi itu digambarkan terjadi hujan lebat disertai angin kencang yang mengakibatkan pohon-pohon tumbang menimpa kabel listrik. Travo listrik pun meledak mengeluarkan percikan api, yang mengakibatkan beberapa rumah terbakar.

Masyarakat panik berhamburan keluar rumah. Beberapa orang luka-luka akibat tertimpa reruntuhan. Anggota Brigade Penolong Pramuka 1315 Kwarcab Sidoarjo mendengarnya saat sedang latihan bersama. Mereka pun dengan sigap menuju lokasi bencana tersebut untuk memberi pertolongan.

Beberapa aksi penyelamatan korban dilakukan pada atraksi itu. Ada penyelamatan korban dari Gedung bertingkat dengan penyelamatan vertical (vertical rescue). Pada penyelamatan ini korban diturunkan dari gedung bertingkat menggunakan tandu dengan tali luncur.

Ada pendirian tenda darurat di sekitar lokasi bencana untuk tempat berkumpulnya para korban sambil menunggu bantuan lebih lanjut. Ada upaya pemadaman kebakaran dengan alat sederhana yang bisa dengan mudah didapati di sekitar lokasi jadian. Alat sederhana untuk memadamkan kebakaran itu celupan kain-kain tebal basah. Ada juga aksi penanganan pohon-pohon tumbang akibat angina kencang.

Anggota Brigade Penolong Pramuka 1315 Kwarcab Sidoarjo nampak sedang menangani korban bencana di Gedung Negara Grahadi Surabaya

Ada 75 orang anggota Pramuka Sidoarjo yang terlibat dalam atraksi penyelamatan di Gedung Negara Grahadi ini. Mereka berasal dari gudep pangkalan SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo, SMAN 1 Taman, SMAN 1 Sidoarjo, SMA Bhayangkari 3 Porong, SMK Antartika 2 Sidoarjo, dan anggota Brigade Penolong Pramuka 1315 Kwarcab Sidoarjo.

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin nampak menyaksikan keseluruhan atraksi penyelamatan itu di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Nur Ahmad Syaifuddin, yang juga wakil Bupati Sidoarjo, nampak bangga dengan penampilan para anggota Pramuka Sidoarjo itu. 

“Kami akan memberi kesempatan mereka untuk atraksi penyelamatan di acara resmi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo,” kata Nur Ahmad Syaifuddin setelah atraksi usai digelar. Kesempatan itu diberikan sebagai wujud bangga atas potensi luar biasa yang telah dibuktikan Brigade Penolong Pramuka 1315 Kwarcab Sidoarjo pada penampilan sore ini.

Ketua Brigade Penolong Pramuka 13 Kwartir Daerah Provinsi Jawa Timur Kak Dian Harmuningsih menjelaskan bahwa atraksi penyelamatan korban bencana ini untuk menunjukkan salah satu potensi Pramuka kepada masyarakat. “Di setiap kwartir cabang kota/kabupaten se Jawa Timur saat ini terus dikembangkan unit pertolongan dengan nama Brigade Penolong,” kata Kak Dian.

Brigade Penolong Pramuka di Jawa Timur selama ini telah banyak bersinergi dengan instansi terkait membantu penanganan bencana yang terjadi di banyak tempat. Brigade Penolong Pramuka ini terdiri dari anggota Pramuka mulai tingkatan Penegak (umur 16-20 tahun), Pandega (21-25 tahun) dan orang dewasa (25 tahun lebih). 

Penulis: Mochamad Zamroni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *