7 Pramuka Jatim Ikuti The Scout Jamboree Thailand

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur berpartisipasi pada The Scout Jamboree Celebration for the Coronation of King Rama X. Jambore itu diselenggarakan pada 16 – 20 Juni 2019 di Songkla, negara Thailand. 

7 orang utusan Jawa Timur itu adalah Kak Djaka Santosa (andalan Kwarda Jatim), Achmad Yacob, (staf Kwarda Jatim),  Ahmad Sahlan (DKD Jatim), Moch Rizal Al Amin (DKD Jatim), Widyaningrum Hardiansyah (DKD Jatim), Nur Windiana Fitriyah (DKD Jatim), dan Ninik Mujiati (Kwarcab Tuban).

Partisipasi Pramuka Jawa Timur pada Jambore di Thailand ini sekaligus sebagai upaya mengenalkan potensi Jawa Timur. “Kami juga mengenalkan potensi Pramuka Jawa Timur dengan anggota terbanyak se Indonesia dan kegiatannya yang sangat variatif,” kata Achmad Yacob, anggota delegasi Jatim.

The Scout Jamboree Celebration for the Coronation of King Rama X ini diikuti delegasi dari Malaysia, Indonesia, Brunei, Qatar dan Thailand

Bagi Ahmad Sahlan, anggota delegasi yang juga pengurus Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega Kwarda (DKD) Jatim, keikutsertaannya pada jambore ini sekaligus untuk belajar pengelolaan kegiatan dengan banyak peserta. “Semoga bisa membekali kami agar DKD Jatim bisa lebih efektif menggelar kegiatan outdoor dengan banyak peserta,” ujar Ahmad Sahlan.

Pembukaan jambore yang diikuti delegasi dari Thailand, Malaysia, Indonesia, Brunei dan Qatar itu dilaksanakan Senin (17/6/2019). Beragam kegiatan outdoor yang menantang langsung digelar setelahnya. 

Diantaranya adalah kegiatan outbound, memasak tradisional, tali-temali (pionering) tradisional, permainan tradisional dan olah raga pantai. Ada juga kegiatan kunjungan ke beberapa obyek wisata di sekitar lokasi. 

Widyaningrum Hardiansyah, anggota delegasi Jatim yang juga pengurus DKD Jatim, menjelaskan bahwa berkegiatan di luar ruangan bersama anggota Pramuka dari beberapa negara membuat suasana kegiatan jambore ini menjadi meriah. “Terlebih masing-masing peserta mengenakan seragam Pramuka kebanggaan negaranya,” terang Widyaningrum Hardiansyah.

Penulis: Mochamad Zamroni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *