Achmad Sya’roni, Kamabigus Eco Spensix Surabaya

Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan 07001-07002 pangkalan SMPN 6 Surabaya ini memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan hidup. Kak Achmad Sya’roni, namanya. Dia juga sebagai kepala SMPN 6 Surabaya. Gerakan peduli lingkungan hidup giat dilakukan adik didiknya. Diantaranya dengan Eco Spensix.

Pada aksi Bersih-Bersih Pesisir Tambak Wedi Surabaya kedua, Sabtu (26/1/2019), Kak Sya’roni mengajak serta seluruh adik didiknya di gugus depan yang masih siswa kelas 7 dan kelas 8. Jarak lokasi aksi dengan pangkalan gugus depannya yang membentang cukup jauh bukan menjadi halangan baginya. Lebih dari 700 orang adik didiknya ikut serta pada aksi itu.

Pada aksi Januari 2019 itu, gudep yang berpangkalan di SMPN 6 Surabaya pun menyabet panghargaan khusus dari Ketua Kwarda Jatim untuk kategori Peserta Teraktif dengan jumlah sampah terbanyak yang berhasil dikumpulkan. Mereka kalah sedikit untuk jumlah peserta yang terlibat dari gudep pangkalan SMPN 15 Surabaya, yang lokasi pangkalannya tidak jauh dari lokasi aksi.

Kak Achmad Sya’roni bersama anggota Pramuka Gugus Depan 07001-07002 pangkalan SMPN 6 Surabaya saat Bersih-Bersih Pesisir Tambak Wedi Surabaya

Pada aksi itu, Kak Sya’roni juga ikut serta memungut sampah non organik dari pesisir/pantai. “Untuk menangani lingkungan hidup dibutuhkan keteladanan. Tidak bisa hanya dengan perintah atau instruksi,” kata Kak Sya’roni sambil memindahkan sampah dari pantai ke karung untuk dipindahkan ke truk sampah.

Pada aksi Bersih-Bersih Pesisir Tambak Wedi Surabaya ketiga, Sabtu (23/2/2019), Kak Sya’roni juga memimpin keikutsertaan lebih dari 800 orang anggota Pramuka gugusdepan pangkalan SMPN 6 Surabaya.

Pada aksi ketiga ini, pangkalan SMPN 6 Surabaya menyabet penghargaan untuk kategori Peserta Terbanyak. Sedangkan pangkalan SDN Kedung Cowek I Surabaya meraih penghargaan Peserta Teraktif.

Kak Achmad Sya’roni saat menerima penghargaan dari Kakwarda Jatim untuk kategori Peserta Teraktif Bersih-Bersih Pesisir Tambak Wedi Januari 2019

Di bawah kepemimpinan Kak Sya’roni, pangkalan SMPN 6 Surabaya aktif mempersiapkan diri sebagai gugus depan ramah lingkungan. “Kami sering mengumpulkan jelantah saat latihan Pramuka. Jelantah atau limbah minyak goreng itu selanjutnya dijual ke Bank Sampah Induk Surabaya untuk diolah menjadi biodiesel secara industri,” kata Kak Sya’roni yang pada Desember 2018 meraih penghargaan Eco Headmaster (Junior) of the Year 2018 dari Walikota Surabaya.

Beragam penghargaan lingkungan hidup juga diraih oleh SMPN 6 Surabaya dan juga warganya secara individu maupun berkelompok. Tidak terkecuali sebagai juara III Surabaya Eco School 2018, juara II Lomba Jingle Lingkungan Hidup 2018, Sekolah Zero Waste 2018, Pangeran Lingkungan Hidup 2018, dan Putri Lingkungan Hidup 2018.

Kak Achmad Sya’roni sering mendampingi adik didiknya melakuka aksi lingkungan hidup

Beragam terobosan lingkungan hidup lain juga dilakukan Kak Sya’roni dalam mewujudkan gudep ramah lingkungan. Diantaranya iuran Pramuka dengan sampah non organik, pengumpulan sampah non organik untuk mengikuti program Pramuka, dan kartu pencapaian Pramuka berkarakter dan peduli lingkungan. 

Penulis: Mochamad Zamroni

Berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares