Kursus Instruktur Saka Kwarda Jatim 2019

10 Satuan Karya (Saka) di Jawa Timur mengikuti Kursus Instruktur Saka yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur 18 – 22 Juni 2019. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Ketua Kwarda Jatim Kak AR Purmadi di Aula Pusdiklatda Argasonya Balongbendo Sidoarjo, Selasa (18/6/2019).

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Pusdiklatda) Kwarda Jatim Kak Indawan Setyoho Hady mengungkapkan bahwa Kursus Instruktur Saka ini dimaksudkan untuk menyiapkan tenaga instruktur di bidang teknis krida-krida saka.

“Kegiatan ini bisa dijadikan sarana proses pendidikan bagi peserta didik dan pelatih bagi anggota dewasa yang teratur, berkesinambungan, dan berjenjang untuk meningkatkan kinerja anggota pramuka khususnya dalam kesakaan,” kata Kak Indawan.

Yang menjadi sasaran dari kursus instruktur saka ini adalah mampu memahami fungsi dan tujuan saka, melaksanakan melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai instruktur saka, mengelola dan mengembangkan saka.

“Peserta juga diharapkan memahami peran, fungsi dan tanggungjawab, menyampaikan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) dan menguji peserta didik untuk mendapatkan Tanda Kecakapan Khusus (TKK), berkoordinasi dengan pamong dan pembina satuan, serta berperan serta dalam mengembangkan Gerakan Pramuka,” jelas Kak Indawan.

Sementara itu, Wakil Ketua Kwarda Jatim Kak Drs. H. AR Purmadi mengingatkan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang membawahi Saka untuk segera membentuk, mengukuhkan dan melibatkan Sakanya dalam berbagai kegiatan yang ada di SKPD tersebut.

Gambar Praktek Keintrukturan SAKA

“Dari 11 Saka yang berada di Gerakan Pramuka, baru 10 saka yang terbentuk dan aktif di bawah Kwarda Jatim. Saya berharap melalui kursus ini, SKPD-SKPD yang sudah membentuk saka untuk segera lebih aktif karena kursus ini merupakan bagian dari komitmen kita bersama untuk meningkatkan pembangunan Pramuka di Jawa Timur,” ungkap Kak AR Purmadi didampingi Waka Binawasa Kwarda Jatim Kak Bambang SW.

Kak Drs. H. AR Purmadi juga menyampaikan jika dari data Kwarda Jatim, kegiatan  untuk Instruktur Saka ini sangat langka sehingga pemahaman SKPD terhadap satuan karya ini menjadi beban tersendiri.

“Kita belajar dari Polri dan TNI, dimana ada Saka Bhayangkara di Polri dan Saka Wirakartika, Saka Bahari maupun Saka Dirgantara di TNI. Disana sangat aktif karena Polri dan TNI sangat memahami betapa pentingnya peran serta dari saka tersebut dan betapa pentingnya pembinaan Pramuka itu berada di satuan mereka,” ucapnya. 

Dijelaskan oleh Kepala Bagian Binawasa Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur bahwa hanya perwakilan dari Saka Pariwisata yang tidak hadir pada Kursus Instruktur Saka Kwarda Jatim 2019 ini.

Penulis: Armynila

Penyunting: Mochamad Zamroni

Berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares