Family Cleanup Pesisir Tambak Wedi Kumpulkan Sampah 4 Truk

Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya menyelenggarakan aksi membersihkan pantai Family Cleanup 2019 Pesisir Tambak Wedi Surabaya, area mangrove, Minggu (20/10/2019). Kegiatan ini bekerjasama dengan Kwarda Jatim, Forum Kota Sehat Surabaya, Radio Suara Surabaya, Radio She, Jawa Pos, PDAM Surya Sembada dan Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya.  

Total 13.491 orang, lebih dari 3070 keluarga mengikuti aksi bersih-bersih sebagai bagian dari Surabaya Eco School 2019 ini. Keluarga yang mengikuti terdiri dari sedikitnya 2 orang anggota. Banyak juga yang masih ikut serta tanpa keluarga.

Pesisir Tambak Wedi Surabaya, yang menjadi lokasi bersih-bersih pernah dibersihkan oleh pembina Pramuka se-Jatim

Sampah sebanyak lebih 4 truk dikumpulkan pada aksi itu. “Sampah sebanyak itu adalah sebagian besar berjenis sampah plastik. Diantara sedotan, sachet kemasan produk, puntung rokok, botol, popok, jaring, kain, dan sikat gigi. Pokoknya semua jenis sampah yang dihasilkan di rumah bisa ditemukan di pesisir ini,” kata Fatih Abdul Aziz, Direktur Surabaya Eco School 2019 pasca aksi.

Melalui Family Cleanup 2019 ini, menurut Presiden Tunas Hijau Mochamad Zamroni, diharapkan bisa membantu mempercepat pembersihan pesisir Tambak Wedi, khususnya area mangrove dari sampah.

“Family Cleanup 2019 ini juga merupakan upaya mengajak keluarga-keluarga Surabaya untuk mengenal ekosistem pesisir. Aksi ini bisa menjadi edukasi keluarga untuk meminimalkan sampah yang dihasilkan. Tidak hanya membuang sampah pada tempatnya,” kata Mochamad Zamroni.

Peserta Family Cleanup 2019 adalah keluarga dengan sedikitnya 2 orang

Beragam penghargaan Walikota Surabaya disediakan pada Family Cleanup Surabaya 2019 ini. Diantaranya sekolah dengan keluarga terbanyak yang ikut serta kategori SD, keluarga sekolah dengan keluarga terbanyak yang ikut serta kategori SMP, keluarga teraktif SD, keluarga teraktif SMP, keluarga dengan kostum terunik, dan beragam penghargaan yang lainnya.

Keluarga siswa SMPN 26 Surabaya, Erina Maula Hassya, misalnya. Keluarga dengan 4 orang yang berdomisili di sekitar Benowo, Surabaya barat ini bahkan rela berangkat dari rumah pukul 05.00 WIB. “Dengan kegiatan ini kami jadi tahu kondisi pesisir Surabaya ini,” kata Rilin Nastuti, ibu dari Erina Maula Hassya.

Pada Family Cleanup 2019 ini, setiap individu anggota tim peserta juga diminta untuk membawa makanan dan minuman dengan kemasan berulang kali pakai. Tujuannya untuk meminimalkan sampah non organik baru dari peserta.

Keranjang rotan juga digunakan untuk menampung sampah yang dikumpulkan dari pesisir dan dipindahkan ke truk sampah. Selanjutnya truk sampah akan memindahkan sampah-sampah itu ke tempat pembuangan akhir sampah (TPA) Benowo.

Family Cleanup 2019 ini juga didukung oleh Grand Shamaya PT PP Properti, Hotel Golden Tulip Surabaya, Hotel Ibis Surabaya City Center dan Hotel Novotel Samator Surabaya.

Penulis: Zamroni

Berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares