Kak Eko Wahyudi, Pembina Gudep Unggul Jatim 2019 SMKN 2 Pacitan

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur kembali menyelenggarakan Lomba Gugusdepan Unggul tingkat Jawa Timur tahun 2019. Lomba ini menghadirkan 3 kategori, yaitu gudep berangkalan SD/Madrasah Ibtidaiyah, SMP/Madrasah Tsanawiyah, dan SMA/SMK/Madrasah Aliyah.

Gugusdepan 01.04.121 – 01.04.122 pangkalan SMKN 2 Pacitan terpilih sebagai juara I untuk gugusdepan yang berpangkalan SMA/SMK/Madrasah Aliyah. Penghargaan itu disampaikan langsung oleh Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Daerah (Kamabida) Jawa Timur Kak Khofifah Indar Parawansa, yang juga Gubernur Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Kak Eko Wahyudi, pembina Gugusdepan 01.04.121 – 01.04.122, menjadi sosok yang terlibat aktif dalam semua proses penyiapan pangkalan SMKN 2 Pacitan hingga menjadi gudep yang paling unggul di Jawa Timur.

Kak Eko Wahyudi bersama anggota pramuka Gudep pangkalan SMKN 2 Pacitan

Kak Eko mengaku bahwa keberhasilan menjuarai Lomba Gudep Unggul Jatim 2019 berkat bantuan dan dukungan dari adik-adik Pramuka SMKN 2 Pacitan, pembina Pramuka, kamabigus, guru-guru sekolah yang menjadi pangkalan dan wali murid.

“Keberhasilan SMKN 2 Pacitan menjuarai Lomba Gudep Unggul Jatim 2019 ini juga karena respon positif dari masyarakat sekitar,” ujar Kak Eko Wahyudi, pembina pramuka kelahiran Pacitan, 25 Januari 1987 ini.

Bagi Kak Eko Wahyudi, pengelolaan administrasi yang baik menjadi salah satu poin penting dalam kelancaran proses kinerja gugus depan SMKN 2 Pacitan.

“Tidak sedikit gugusdepan yang mengabaikan pengelolaan administrasi yang baik,” kata pembina yang pernah menjadi peserta Raimuna Nasional di Cibubur 2008 dan Raimuna Daerah Jatim di Tulungaggung 2009 ini.

Kak Eko Wahyudi saat latihan rutin di gugusdepan

Mantan Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartir Cabang (DKC) Pacitan 2007-2012 ini menjelaskan bahwa metode pembelajaran yang digunakan oleh gugusdepan SMKN 2 Pacitan sudah mengacu pada kurikulum 2013.

“Metode pembelajaran pramuka gudep kami sudah melibatkan beberapa disiplin ilmu untuk memberikan pengalaman yang bermakna dan luas kepada peserta didik,” kata ayah dari Fadhil Wahyu Pradana dan Fahmi Aksa Pradana ini.

Kak Eko juga mendapati adik didiknya di gugusdepan juga memiliki kebanggaan menjadi pramuka. “Karena gudep pangkalan SMKN 2 Pacitan merupakan salah satu gudep yang menjadi contoh dari gudep lain. Gudep yang lebih unggul dalam kegiatannya,” kata pembina lulusan Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat Lanjutan 2014 ini.

Gudep pangkalan SMKN 2 Pacitan saat Giat Prestasi Jatim 2019 di Sumberboto, Jombang

Program setiap tahunnya gudep pangkalan SMKN 2 Pacitan ini adalah penerimaan tamu ambalan, pengambilan badge ambalan, pengembaraan 35 KM, kemah bakti masyarakat, pelantikan bantara/laksana, dan Fun Boys Girls Competition atau lomba penggalang.

Kegiatan lainnya adalah buka bersama plus bagi takjil, ulang janji Hari Pramuka, survival bivak dan out bond, musyawarah ambalan, anjangsana gugusdepan dan kegiatan partisipasi tingkat kwarran, kwarcab, kwarda dan kwarnas.

Gugusdepan 01.04.121 – 01.04.122 pangkalan SMKN 2 Pacitan ini juga selalu berhasil mengukuhkan pramuka penegak garuda. ” Jumlah pramuka penegak garuda tahun 2019 ini 4 orang. Tahun 2018 jumlahnya 10 orang,” terang pembina yang merupakan suami dari Nafiana Rahayu Putri ini.

Penulis: Mochamad Zamroni

Berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares