Moch Alfa Alfiansyah, Pramuka Probolinggo Peraih Medali Emas Festival Wirakarya 2019

Bagi Moch Alfa Alfiansyah, bisa mendapat kesempatan menjadi peserta Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka (FWKKP) 2019 zona 8 di Kota Probolinggo adalah suatu kebanggaan. Terlebih ketika dia terpilih sebagai juara pada Festival Kecerdasan. Dia pun melaju ke grand final FWKKP 2019.

“Pada Grand Final Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2019 lalu saya membuat teknologi yang bernama HO2S. Singkatan dari Heater of Onion Seeds,” kata Alfa, panggilam Moch Alfa Alfiansyah. Teknologi bikinannya ini membuat dia meraih medali emas FWKKP 2019. Dia pun mendapat kesempatan berkunjung ke negara Singapura dan Malaysia.

Sesuai namanya, karya Alfa berfungsi memanaskan bibit bawang merah. “Teknologi yang saya buat berfungsi memanaskan bibit bawang merah sebagai pengganti proses pengasapan,” kata anggota pramuka gugusdepan yang berpangkalan di SMA Taruna Dra. Zulaeha Kabupaten Probolinggo ini.

Alfa dan karyanya

Alfa menjelaskan bahwa HO2S menggunakan energi listrik. “Energi listriknya dialirkan melalui lampu sokley halogen yang memberikan panas. Kemudian diberi angin dengan kipas yang berada di bawahnya dan terbentuklah angin panas,” jelas Alfa, yang lahir di Probolinggo, 06 Agustus 2001.

HO2S karya Alfa ini lebih hemat biaya. “Teknologi HO2S ini tidak menimbulkan polusi, relatif lebih aman dan fleksibel. Sayangnya, HO2S masih dalam bentuk prototype-nya saja. Masih harus dikembangkan agar berfungsi maksimal,” kata putra pasangan M. Nasrulloh dan Wiwik Handayani ini.

Alfa saat mengunjungi negara Singapura

“Ide pembuatan teknologi HO2S ini dari masyarakat daerah saya yang dominan sebagai petani bawang merah,” terang Alfa, yang tinggal di Barat Stasiun Jalan Koma’ Indah no. 08 RT 04 RW 10 Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo ini.

Dalam membuat teknologi HO2S ini juga banyak kendala yang dirasakan oleh Alfa. “Deadlock di awal, hampir semua percobaan tidak mencapai target awalnya. Saya minta bantuan dari teman-teman yang bisa bantu. Saya berkonsultasi ke guru dan petani bawang yang sudah kenal,” terang Alfa, yang penghobi blogging dan olahraga ini.

Alfa berharap teknologi karyanya ini bisa dikembangkan dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. “Tentunya bantuan dari banyak instansi terkait akan membuat teknologi semakin layak guna,” tutur Moch. Alfa Alfiansyah.

Penulis: Mochamad Zamroni

Berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares