Nunuk Hidayati, Waka DKD Jatim yang Pandega Garuda

Muda dan penuh karya menjadi cerminan dari cewek satu ini. Nunuk Hidayati, namanya. Dia adalah Wakil Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartir Daerah Jawa Timur (DKD Jatim) pergantian antar-waktu 2019-2020.

Sebagai DKD Jatim, Nunuk Hidayati menjadi sangat berpengalaman mengikuti beragam kegiatan kepramukaan dan kepemudaan. Dia pernah menjadi pimpinan kontingen Jatim pada ASEAN Rovermoot Brunei Darussalam 2018, dan pimpinan kontingen Jatim pada Studi Tour Malaysia – Singapore 2019.

Penghobi berenang, berkuda, memanah dan bulutangkis ini juga pernah menjadi pimpinan kontingen Jatim pada Raimuna Nasional 2017 Jakarta. Tidak terkecuali pimpinan kontingen Jatim pada Kemah Santri Nasional 2018 di Jambi dan pimpinan kontingen Jatim pada Kemah Putri Nasional 2017 di Kalimantan Timur.

Nunuk Hidayati bersama Scouts dari negara-negara ASEAN

Menjadi Pramuka Pandega Garuda 2019 menjadi capaian istimewa dari gadis kelahiran Tuban, 15 April 1997 ini. “Baginya pandega adalah ujung tombak Gerakan Pramuka,” jelas Nunuk, yang pernah aktif sebagai wakil ketua DKR Plumpang dan sekretaris 2 DKC Tuban ini.

“Pandega harus menjadi individu unggul dan memiliki daya saing yang tinggi, pola pikir yang kritis, inovasi yang berdaya saing, dan kreativitas yang berkompeten,” kata Nunuk Hidayati, yang sedang menempuh pendidikan S1 Hukum Keluarga di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) ini.

“Seorang pandega ketika mampu menempuh tingkatan Pramuka Garuda, maka dia adalah pemuda yang sudah digembleng untuk membawa perubahan baik bagi masyarakatnya,” kata Nunuk Hidayati yang menjadi anggota DKD Jatim sejak 2017 ini. Baginya, seorang Pandega Garuda berarti telah memiliki bekal lebih yang dimulai saat proses penempuhan.

Menurut Pramuka asal Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban ini, bermasyarakat adalah poin terpenting yang ada dalam syarat. “Pandega Garuda harus mampu memberikan sumbangsih pemikiran dan tindakan nyata untuk masyarakat,” kata pemuda yang bercita-cita menjadi petani ini.

Nunuk beranggapan bahwa pemuda yang memilih aktif dalam pramuka pandega berarti individu-individu istimewa. “Saya yakin setiap anggota pramuka pandega mampu menempuh Pramuka Pandega Garuda. Yang penting adalah kemauan dan motivasi,” tutur Nunuk, yang aktif dalam racana gugusdepan yang berpangkalan di UINSA.

Penulis: Mochamad Zamroni

Berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares