Jainul, Ketua Dewan Saka Wanabakti Pasuruan 2019-2021

Kebanggaan menjadi seorang ketua dewan saka dimiliki oleh pemuda yang satu ini. Pasalnya, dia merasa kegiatan yang dilakukannya bersama satuan karya pramuka yang digelutinya bermanfaat untuk orang banyak. Dialah Jainul, Ketua Dewan Saka Wanabakti Cabang Kabupaten Pasuruan periode 2019-2021.

Pada liburan akhir tahun 2019 lalu, tepatnya 21-22 Desember, Jainul berhasil memimpin Dewan Saka Wanabakti Cabang Kabupaten Pasuruan menggelar Kemah Bakti Penanaman Hutan (KBPH) II. “4000 pohon salam dan pinus ditanam pada KBPH II. Pesertanya bahkan dari banyak kwarcab kota dan kabupaten se-Jatim,” kata Jainul, yang lahir 4 Maret 1999.

Saat ini, Jainul bersama Saka Wanabakti Cabang Kabupaten Pasuruan sedang menyiapkan beragam aksi lingkungan yang dibutuhkan di sekitar tempat tinggalnya. “Kami menyiapkan program Biada Alam I yang aksi lingkungannya tidak hanya penanaman pohon saja,” terang pramuka yang pernah menjadi peserta Pertikawan Regional Jatim 2018 ini.

Jainul mengajak pramuka penggalang dan penegak ikut Biada Alam I

“Peserta Biada Alam I akan diajak menanam, membuat lubang biopori, penjelajahan, lomba fotografi dan lomba vlog. Dikemas dalam perkemahan,” kata Jainul, yang juga peserta Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Wanabakti (Pertikawan) Nasional 2019.

Jainul menjelaskan bahwa Biada Alam I diselenggarakan pada liburan long weekend, 24-26 Januari 2020. “Tentunya juga memanfaatkan musim penghujan,” terang pemuda yang tinggal di Janjangwulung Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan ini. Pesertanya terbuka untuk pramuka penggalang dan penegak se-Jawa Timur.

Jainul menjelaskan bahwa Biada Alam I akan dilaksanakan di beberapa tempat. Untuk tempat berkemahnya akan dilaksanakan di SMA Negeri I Gondangwetan Pasuruan. Untuk tempat penanaman pohon dan aksi biopori akan dilaksanakan di Desa Kawisrejo Kecamatan Rejoso. 

Penanaman pohon juga akan dilaksanakan di Desa Tenggilisrejo Kecamatan Gondangwetan, dan Puncak Penanjakan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. “Pemandangan indah kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menjadi keunggulan aksi lingkungan Biada Alam I ini,” terang Jainul.

Liputan SCTV pada Kemah Bakti Penanaman Hutan II saat liburan akhir tahun 2019

Mengenai kondisi kawasan hutan di sekitar tempat tinggalnya, Jainul memandang bahwa kepedulian masyarakat Puspo, Pasuruan, terhadap kelestarian hutan masih perlu terus ditingkatkan. 

“Masih sering muncul pemikiran masyarakat bahwa pengelolaan dan pelestarian hutan hanya tugas pemerintah. Bahwa dalam pelaksanaannya sudah ada petugas-petugas yang mengelolanya,” kata pemuda yang bercita-cita menjadi anggota TNI ini.

Seharusnya, menurut Jainul, masyarakat harus terlibat aktif dalam mengelola hutan. “Pengelolaan dan pelestarian hutan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama khususnya masyarakat sekitar hutan itu sendiri,” kata Jainul yang hobi bermain bola voli ini.

Namun, dalam satu tahun terakhir, Jainul melihat bahwa kondisi hutan di Puspo, Pasuruan lebih rimbun. “Tapi masih ada sebagian lahan yang ditebang tanpa penanaman kembali. Akibatnya, di daerah dataran rendah sering banjir mujim hujan. Di Puspo sendiri masih sering krisis air bersih saat kemarau,” terang Jainul. 

Pendaftaran peserta dan pertanyaan lebih lanjut mengenai Biada Alam I bisa melalui Pamong Saka Wanabakti Cabang Kabupaten Pasuruan Kak Fatkhan 085655546444 atau Jainul 08817022187.

Penulis: Mochamad Zamroni 

Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *