Muhammad Adi Saputra, Peraih Medali Emas Festival Wirakarya 2019

Pemanfaatan kardus yang umumnya banyak dijumpai di toko-toko menjadi perhatian pramuka penegak bantara asal Kabupaten Blitar ini. Setelah terpilih melaju ke babak final Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2019, dia pun menjadikan permasalahan tersebut sebagai karya teknologi tepat gunanya. Dialah Muhammad Adi Saputra.

“Ketika mengunjungi toko kelontong di sekitar tempat tinggalnya, saya sering mendapati ruangan toko atau akses jalan di dalam toko selalu sempit,” kata Muhammad Adi Saputra. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata di setiap toko selalu ada kardus kosong tidak terpakai yang menumpuk dan bahkan memenuhi gudang penyimpanan toko.

Kardus bekas dipotong menjadi berukuran lebih kecil

Melihat potensi banyaknya kardus yang ada di toko, dia mulai melakukan berbagai eksperimen untuk mengolah kardus. “Saya berpikir, daripada hanya mendaur ulang kardus menjadi kardus lagi, mengapa tidak memanfaatkannya menjadi barang yang lebih berguna dan memiliki nilai jual,” jelas Adi, yang lahir di Blitar, 24 Februari 2003.

Dari hasil eksperimen yang telah dilakukan, kardus tersebut dapat diolah menjadi bantal atau guling yang mudah dibuat oleh masyarakat. “Saya mengolah kardus bekas menjadi furniture produk Pugdus atau Empug dari Kardus.Variannya adalah bantal kardus dan guling kardus,” terang pramuka yang tinggal di Desa Karangrejo RT 2 RW 3,Kecamatan Garum, Kabupaten  Blitar.

Kardus bekas dibuat menjad berukuran lebih lembut

Adi menjelaskan bahwa bahan baku Pugdus mudah didapat. “Pengolahan Pugdus juga cukup mudah, dan laba yang cukup besar. Besar harapan saya bahwa Pugdus dapat dikembangkan menjadi peluang usaha masyarakat,” tutur remaja yang hobi menulis artikel, melukis sketsa, dan bermain piano ini.

Dengan banyak masyarakat yang memproduksi Pugdus, dia juga berharap dapat meningkatkan penghasilan masyarakat serta mengurangi limbah kardus yang ada di lingkungan sekitar.

Pugdus karya Muhammad Adi Saputra ini berhasil mengantarkannya menjadi peraih Medali Emas Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2019, yang tahap finalnya dilaksanakan di Wisata Halal Ngopi Bareng Pintu Langit, Prigen, Pasuruan. Sebagai hadiahnya, September 2019 lalu, dia mengunjungi negara Singapura dan Malaysia.

Guling kardus siap digunakan

Muhammad Adi Saputra juga termasuk sosok yang banyak prestasinya. Dia pernah meraih 5 Penyaji Terbaik Festival Tetembangan dalam rangka Pekan Senin Pelajar Provinsi Jawa Timur Tahun 2013 di Surabaya. Dia juga meraih Juara 3 Smasa Logic Competition di SMA Negeri 1 Blitar Tingkat Jawa Timur Tahun 2016.

Prestasi lainnya adalah Juara Harapan 2 Olimpiade Matematika Dirganala di SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur Tingkat Jawa Timur Tahun 2018, dan Juara 3 Matriks Mathematics Olympiad di Universitas Muhammadiyah Malang se- Jawa dan Bali Tahun 2018.

Bantal kardus sebelum diberi selimut bantal

Dia juga berhasil meraih Juara 3 Olimpiade Matematika AKSIOMAS XVI di SMA Negeri 1 Talun se-eks Karesidenan Kediri Tahun 2017 dan Juara 1 Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kota Blitar Tahun 2019 Bidang Studi Matematika.

Penulis: Mochamad Zamroni

Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *