Bee Jay Bakau Resort, Kota Probolinggo

Dari namanya saja, sudah terungkap bahwa spot wisata itu itu menawarkan ekowisata mangrove. Namun selain menikmati suasana di antara bakau, BJBR menawarkan paket wisata yang lengkap.

Sebelum disulap menjadi ekowisata, kawasan ini dulunya area bakau yang dipenuhi oleh sampah plastik. Bau busuk pun menguar dari lokasi itu. Hingga pada 2012, investor melihat potensi Pantai Mayangan dan tergerak untuk mengelolanya menjadi destinasi wisata.

Jembatan Kayu Kelapa yang ada tak hanya dibangun untuk sarana rekreasi. Namun juga agar pengunjung dan masyarakat mengamati fenomena pasang surut pantai. Menikmati suasana pantai dengan bersepeda melewati jembatan kayu bisa menjadi pengalaman yang sangat mengesankan.

Bermalam di antara tumbuhan mangrove juga sangat mungkin dilakukan di BJBR. Sebab, ekowisata ini menyediakan bungalow berbagai tipe yang cocok untuk liburan keluarga. View pantai dan bakau siap menanti di balik jendela kamarmu.

Tak hanya hutan bakau, BJBR juga memiliki Mejangan Bakau Beach. Yaitu pantai pasir buatan seluas 8000 meter persegi yang diciptakan untuk mengakomodasi aktivitas pengunjung. Di sana wisatawan dapat bermain flying fox, seluncuran di water boom, dan voli pantai.

Yang sangat ikonik dari BJBR adalah patung kuda raksasa yang instagramable buat. Patung kuda itu dinamai Kuda Cipta Wilaha. Patung raksasa ini diiinspirasi dari kuda troya dalam mitologi Yunani. Patung itu dilengkapi tangga di sisi belakang, sehingga pengunjung bisa berfoto dan menikmati panorama dari punggung kuda.

Penulis: Mochamad Zamroni

Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *