Sitta Channa Pratiwi, Ketua DKC Kabupaten Mojokerto

Maulud Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal (9 November 2019) dan Hari Pahlawan 10 November diperingati dengan cara berbeda oleh Gugus Depan Pramuka yang berpangkalan di SMA Unggulan Berbasis Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Selama 4 hari 3 malam, 7-10 November 2019, mereka menyelenggarakan Islamic Scout Competition V bagi regu pramuka penggalang se Jawa Timur. Beragam kegiatan kepramukaan dan bertema keislaman dilombakan.

Ialah Sitta Channa Pratiwi, pembina gugus depan yang berpangkalan di SMA Unggulan Berbasis Pesantren Amanatul Ummah Pacet, yang sibuk mendampingi adik-adiknya mengkoordinasikan pelaksanaan lomba itu.

Sitta Channa Pratiwi, berpakaian warna biru, bersama adik didiknya pramuka penegak SMA Unggulan Berbasis Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Kabupaten MojokertoGudep pangkalan

Channa, panggilan akrab Sitta Channa Pratiwi, saat ini menjabat sebagai ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartir Cabang (DKC) Kabupaten Mojokerto pergantian antar waktu 2019-2021.

“Layaknya kegiatan yang diselenggarakan oleh pramuka penegak, semua perencanaan dan pelaksanaan Islamic Scout Competition V Jatim 2019 ini dilakukan oleh anggota pramuka penegak yang menetap di pondok pesantren ini,” kata Channa, yang aktif DKC Kabupaten Mojokerto sejak 2017.

“Menjadi santri yang mukim di pondok pesantren bukanlah keterbatasan bagi seorang pramuka, namun menjadi hal unik untuk mengasah banyak talenta. Pinter ngaji, ngehafal dan murojaah Al Quran. Weekend-nya latihan pramuka,” tutur Channa, yang juga purna peserta Perkemahan Antar Saka Nasional 2015 ini.

Islamic Scout Competition V ini, menurut Channa, merupakan cara membantu regenerasi pramuka. “ISC V ini mengangkat eksistensi Gerakan Gramuka di era millenial dengan soft skill kepramukaan berbasis teknologi informasi, berjiwa islami, dan memiliki solidaritas tinggi,” terang gadis kelahiran Mojokerto, 30 Agustus 1999 ini.

Sitta Channa Pratiwi pada pembukaan Kemah Budaya Jawa Timur 2019

Ada 11 lomba pada Islamic Scout Competition V ini. “Desain grafis, vlog, senam lantas kreasi, art scout, scout tilawah, acapella, rapi bersih tenda, pionering satwa, adventure of scout, cerdas cermat, dan dai scout,” tambah Channa, yang juga aktif dalam paguyuban duta wisata Guk dan Yuk Kabupaten Mojokerto 2018-2020 ini.

Mengenai ISC V 2019 dalam angka, Channa menjelaskan bahwa kompetisi ini dilaksanakan 4 hari 3 malam berkemah, diikuti oleh 40 regu dari 20 pangkalan, dengan 486 anggota regu pramuka penggalang.

“ISC V 2019 ini melibatkan 70 orang panitia, 2 pembina, dan 8 fungsionaris. Kompetisi ini menyediakan 72 tropi kejuaraan lomba dan 3 tropi bergilir dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, Gubernur Jatim, dan Pondok Pesantren Amanatul Ummah,” terang Sitta Channa Pratiwi, yang tinggal di Dusun Kemiri, Kacamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto ini.

Islamic Scout Competition V 2019 ini juga menghasilkan 40 pionering satwa, 40 vlog, 40 desain grafis bertema logo ISC, juga 40 tempat sampah karya peserta untuk digunakan di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Penulis: Mochamad Zamroni

admin

Gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pendidikan Kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggungjawab, mampu membina dan mengisi kemerdekaan serta membangun dunia yang lebih baik. Pendidikan Kepramukaan dijalankan dengan menggunakan prinsip dasar dan metode kepramukaan. Salah satu metode kepramukaan yaitu sistem among dan kiasan dasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *