Bupati Probolinggo Resmikan Bakti Pramuka Rehab 24 Rumah Tidak Layak Huni

Probolinggo Scouts Build Innovation 2021 dibuka resmi oleh Bupati Probolinggo yang juga Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Cabang Kabupaten Probolinggo Kakak Hj P. Tantriana Sari, SE, Senin (21/6/2021). Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur Kakak H. M. Arum Sabil hadir pada pembukaan pembukaan program ini.

Peresmian program renovasi rumah yang digagas oleh Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Probolinggo ini dilakukan di rumah Hedi, salah satu rumah yang akan direnovasi di Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Hadir juga pada pembukaan itu adalah Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Sugeng Wiyanto, Kepala Dinas Sosial Achmad Arif, Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Suharto, Forkopimka Gading selaku Majelis Pembimbing Ranting Gerakan Pramuka Gading, Ketua Kwartir Rantng serta Majelis Pembimbing Desa Condong.

Waka Humas dan Abdimas Kwarcab Probolinggo Kakak Didik S. Wahyudi menyampaikan bahwa total 24 rumah yang akan direnovasi hingga November 2021. “Pelaksanaan dibagi menjadi 4 tahap. Tiap tahap akan merenovasi 6 rumah,” kata Kakak Didik S. Wahyudi.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari menyerahkan alat bakti perbaikan rumah kepada pramuka penegak

24 rumah yang akan direnovasi itu berlokasi di kecamatan yang berbeda. “1 kecamatan 1 rumah. Total 24 rumah yang tersebar di 24 kecamatan se Kabupaten Probolinggo ini,” tambah Kakak Didik S. Wahyudi.

Kak Didik menjelaskan bahwa setiap harinya aka nada 5 orang pramuka penegak yang bertugas membantu proses renovasi di satu rumah. “Adik-adik pramuka penegak ini akan membantu 3 orang tukang dan 2 asisten tukang yang bertugas merenovasi satu rumah,” kata Waka Humas dan Abdimas Kwarcab Probolinggo Kakak Didik S. Wahyudi.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Probolinggo Kak Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengaku sangat bangga karena pramuka masih tetap berkarya dan beraktifitas meskipun masih suasana pandemi Covid-19. Hal ini bukan halangan tetapi tantangan untuk dihadapi untuk mencari solusi.

“Probolinggo Scout Build Innovation tahun 2021 merupakan kegiatan bagi anggota pramuka penegak dan pandega dibantu anggota Brigade Penolong dan pramuka peduli yang berupa renovasi rumah tidak layak menjadi layak untuk dihuni sebanyak 24 rumah di 24 kecamatan,” kata Kak Timbul Prihanjoko.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jatim mengapresiasi program Probolinggo Scouts Build Innovation 2021 dalam sambutannya

Wakil Bupati Probolinggo ini menerangkan bahwa pramuka senantiasa akan aktif membantu memajukan Kabupaten Probolinggo. Sebab, pada hakekatnya, pramuka maju maka Kabupaten Probolinggo akan maju. “Majunya ini dikarenakan banyak sekali program dari pramuka yang bersinggungan dengan program pemerintah daerah,” jelas Kak Timbul Prihanjoko.

Kak Timbul menegaskan pada intinya gerakan pramuka bukan urusan teori, tetapi bagaimana kehadiran pramuka bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Probolinggo. “Oleh karena itu pembinaan yang dilakukan bukan hanya pembinaan mental saja, tetapi pembinaannya nanti diharapkan bisa bermanfaat saat turun ke tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Bupati Probolinggo Kak Hj. P. Tantriana Sari, SE mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tahun kedua Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo mencoba untuk mengarahkan kegiatannya lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Salah satu perwujudannya adalah dengan kegiatan rehab rumah bagi rumah tidak layak huni di Kabupaten Probolinggo.

“Menariknya memang dari awal mendorong para anggota pramuka khususnya penegak yang ada di 24 kecamatan untuk mencari permasalahan. Mereka dengan berkelompok mencari permasalahan-permasalahan di kecamatan maupun desa. Kemudian memilih mana yang paling urgen untuk kemudian dilakukan tindak lanjut. Dari situlah, maka hadirlah Probolinggo Scout Build Innovation tahun 2021,” terang Bupati Probolinggo Tantri.

Probolinggo Scouts Build Innovation 2021 akan membangun 24 rumah yang tersebar di 24 kecamatan se Kabupaten Probolinggo

Menurut Bupati Tantri, pendekatannya adalah dengan membangun rumah tidak layak huni sebanyak 24 unit di 24 kecamatan dari adik-adik anggota pramuka Kabupaten Probolinggo.

”Tentu ini secara implisit menjelaskan kepada kita semua bahwa pramuka harus menjadi gerakan terdepan, semacam organisasi kepemudaan terdepan untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah menyelesaikan seluruh tantangan dan persoalan yang ada di daerah. Salah satunya adalah permasalahan sosial,” jelasnya.

Bupati Tantri juga menjelaskan kepada semua bahwa kegiatan-kegiatan kepramukaan itu tidak hanya kemudian sekedar berkemah, menyanyi, api unggun, bersenang-senang, tongkat, tali temali dan berbaris saja.

Probolinggo Scouts Build Innovation 2021, menurut Bupati Tantri, adalah kegiatan riil yang diharapkan mampu mengasah kepekaan generasi muda semuanya bersama warga sesama Kabupaten Probolinggo berkaitan dengan permasalahan sosial.

“Saya mengapresiasi langkah dari Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo dan seluruh anggota pramuka yang terus berikhtiar dan bersemangat bersama-sama membantu pemerintah daerah menyelesaikan segala persoalan yang ada di Kabupaten Probolinggo,” tegas Bupati Probolinggo.

Ketua Kwarcab Kabupaten Probolinggo Kak Timbul Prihanjoko menegaskan tekadnya bahwa pramuka Kabupaten Probolinggo akan terus membantu pemerintah daerah membangun masyarakat

Sedangkan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur Kak Arum Sabil mengaku sangat mengapresiasi kegiatan Probolinggo Scout Build Innovation Tahun 2021 yang digagas oleh Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo.

“Saya mengapresiasi karena saya melihat Bupati Probolinggo bukan hanya sekedar melakukan bedah rumah saat ini, tetapi lebih mendalam beliau memberikan keteladanan dan kepeloporan tentang bagaimana membangun kehidupan bersosial kepada masyarakat,” ungkap Kak Arum Sabil.

Kak Arum Sabil menjelaskan bahwa pramuka diberikan kesempatan untuk belajar bagaimana mempelajari kehidupan sosial masarakat. “Bedah rumah itu sebuah peradaban. Bedah rumah itu adalah kemanusiaan.

Di dalamya itulah Bupati Probolinggo selaku Kamabicab memberikan ruang dan kesempatan kepada pramuka untuk belajar tentang hal tersebut. Mudah-mudahan ini menjadi teladan bagi kita semua,” harap Kak Arum Sabil.

Penulis: Mochamad Zamroni

admin

Gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pendidikan Kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggungjawab, mampu membina dan mengisi kemerdekaan serta membangun dunia yang lebih baik. Pendidikan Kepramukaan dijalankan dengan menggunakan prinsip dasar dan metode kepramukaan. Salah satu metode kepramukaan yaitu sistem among dan kiasan dasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *