Swa Bina Manggala Kwarda Jatim Lahirkan Pembina Produktif

Sidoarjo, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur menyelenggarakan Swa Bina Manggala IV bagi Pelatih Pembina pada Selasa-Rabu, 28 – 29 Desember 2021 di Hotel Utami Sidoarjo.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Pelatih Pembina se Jawa Timur dengan jumlah keseluruhan 66 orang.

Kegiatan dibuka oleh Prof. Dr. Suyatno, M.Pd., Ketua Harian kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur. Dalam sambutannya, kak Yatno menyampaikan “Kegiatan Swa Bina Manggala adalah kegiatan yang penting bagi pembaruan pengetahuan bagi pelatih, Swa berarti Mandiri, Bina berarti Membina, Manggala yang diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti Pemimpin”.

Maka sudah sangat tepat jika kegiatan ini diikuti oleh para pelatih pembina, agar pelatih pembina yang ada di Jawa Timur memiliki self edukasi untuk melatih pembina secara mandiri, karena semakin bagus pembina maka semakin bagus juga peserta didiknya.

“Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur 5 tahun kedepan diharapkan mampu menjadi Pramuka Produktif, ini sejalan dengan rencana kemendikbud yang memiliki kurikulum baru 2022 yaitu capaian pempelajaran kumpulan – kumpulan kompetensi untuk menjadi produk – produk yang akan menjadi proyek pelajar. Nah karena sudah sejalan kita Pramuka jangan sampai ketinggalan” ungkapnya.

“Setiap KMD harus ada yang berbeda – beda, sesuai assesment sesuai kebutuhan yang ada, sehingga pelatih pembina yang ada di Jawa Timur mampu menjadi pelatih produktif” imbuhnya.

“Ayooo Pramuka Jawa Timur menjadi Pramuka yang Produktif” Ajak kak Yatno dalam sambutannya yang sekaligus membuka kegiatan Swa Bina Manggala IV.

Ada 3 materi yang disampaikan dalam kegiatan Swa Bina Manggala Kwarda Jatim. Materi Pertama Sistem Administrasi Kwartir dan Kesekretariatan disampaikan oleh kak Bambang Suyanto, S.Sos., M.Si., Sekretaris Kwarda Jatim. Materi kedua Manejemen Resiko di sampaikan oleh Ir. Bayu Tresna dari Kwartir Nasional. Dan materi terakhir tentang Masa Depan Pendidikan Kepramukaan disampaikan oleh Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, pelatih Jawa Timur diharapkan mampu untuk memberikan pola kepemimpinan yang adaptif terhadap para pembina untuk diterapkan pada gugus depan masing-masing.

Tidak hanya itu, pelatih juga dibekali dengan menejemen resiko dalam melaksanakan pelatihan yang akan dilakukan. Sehingga nantinya para pelatih mampu menjadi team teaching yang baik dalam menjalankan pendidikan dan pelatihan kepramukaan di Jawa Timur.

Humas Kwarda Jatim (R)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *