BAKTI TANPA HENTIBERITA UTAMABRIGADE PENOLONGKEGIATANTERBARU

Gubernur Jatim Kak Khofifah Indar Parawansa: Pramuka Jawa Timur Kapanpun Mengabdi

Lumajang – Gubernur Jawa Timur selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur meresmikan Hunian Sementara (Huntara) Bakti Pramuka Peduli Semeru. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat (11/2/2022) di Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang.

Kegiatan peresmian dan peninjauan Huntara diikuti oleh Peserta Bakti Pramuka Peduli Semeru, Kwarran dan Gugus depan di wilayah Lumajang.

Kak Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa Bakti Pramuka untuk negeri dan bakti Pramuka tiada henti.

“Saya sudah 3 kali kesini, pertama masih proses pemadatan lahan, kedua pembangunan prototype Huntara, dan yang ketiga saat itu saya melihat anggota pramuka hanya 3 orang. Pertanyaan saya, dengan ilmu apa sehingga hari ini kita sudah hadir peresmian 50 Huntara. Ini adalah peresmian pertama dari huntara yang ada di tempat ini, sungguh luar biasa” kata Kak Khofifah mengawali sambutan.

Kak Khofifah sering mengingatkan dedikasi organisasi dalam bakti kepada masyarakat.

“Saya sering melihat, hampir tidak pernah absen dalam berbagai bakti untuk membangun harmonis partnership dan itu adalah Praja Muda Karana (Pramuka)” pungkasnya.

“Saat menjelang Hari Raya Natal, saya pergi ke salah satu gereja, saya melihat ada anggota Pramuka yang bersama sama memberikan rasa aman di gereja. Saya ke gereja lain juga ada anggota pramuka yang bertugas disana. Saat itu saya melihat anggota Pramuka berjilbab, namun punya semangat membangun harmonis partnership. Mengapa mereka bisa teratur ternyata dimanajemen dan diatur dengan baik. Hal itu adalah wujud bakti yang luar biasa” imbuh Kak Khofifah.

“Saya hampir 2 minggu sekali sekali menanam mangrove, dimanapun saya menanam mangrove saya ketemu anggota Pramuka. Seluruh dedikasi yang sudah diberikan, harus terus ditingkatkan untuk terus memberikan yang terbaik bagi sesama” tegasnya.

Kak Khofifah menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pendukung kegiatan pembangunan Huntara.

“Saya sampaikan terima kasih kepada Kwartir di Jawa Timur maupun diluar Jawa Timur atas bantuan kemanusiaan dan kerja keras luar biasa” ungkapnya.

“Atas nama kita semua, dengan ini kita resmikan Hunian Sementara bagi Penyintas Erupsi Gunung Semeru yang telah didedikasikan oleh Praja Muda Karana. Mudah2an membawa manfaat yang besar bagi kita semua” kata Kak Khofifah mengakhiri sambutannya.

Kak Arum Sabil Ketua Kwarda Jatim melaporkan hasil Bakti Pramuka Peduli Semeru.

“Sejak terjadinya bencana Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru pada 4 Desember 2021 yang lalu, mengakibatkan banyak rumah warga tertimbun lahar dingin. Sehingga rumah mereka tidak bisa ditempati dan terpaksa mengungsi” Kata Kak Arum sabil mengawali laporan.

“Melihat kondisi tersebut, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur berusaha ikut serta dalam penanganan bencana dan menghimpun dana bumbung kemanusiaan serta bantuan material dari Gerakan Pramuka di Jawa Timur dan seluruh Indonesia. Bantuan tersebut untuk membantu pemerintah dan meringankan beban penyintas erupsi Gunung Semeru” imbuhnya.

“Kegiatan pembangunan Hunian Sementara dalam bentuk Bakti Pramuka Peduli Semeru yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur bersama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang” paparnya.

Selanjutnya kegiatan Bakti Pramuka Peduli Semeru ditargetkan sebanyak 50 Hunian Sementara, yang dilaksanakan dalam dua tahap.

“Tahap pertama kami membangun 19 hunian sementara, yang melibatkan 190 personil, terdiri dari 10 orang dari 19 Kwartir Cabang di Jawa Timur. Pada tahap pertama ini dilaksanakan pada tanggal 4 s.d. 10 Februari 2022. Tahap kedua akan dibangun 31 Hunian Sementara, yang pelaksanaannya menunggu kesiapan lahan dari Pemerintah Kabupaten Lumajang” tegasnya.

“Kegiatan pembangunan hunian sementara ini sukses terlaksana karena dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Pemerintah Daerah Lumajang, dan seluruh pihak-pihak baik dari Gerakan Pramuka maupun diluar Gerakan Pramuka yang tidak bisa disebutkan satu persatu” Terang Kak Arum Sabil mengakhiri sambutannya.

 

Humas Kwarda Jatim (R)

Related Posts

1 of 90

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *