JEMBER – Memasuki fase sepuluh hari terakhir Ramadan 1447 H, semangat berbakti dan berbagi justru semakin membara di wilayah Jombang, Jember. Pada Sabtu (14/03), puluhan anggota Pramuka MAN 3 Jember menggelar aksi bertajuk BASIKHAN (Bakti Sosial dan Khotmil Qur’an Ramadan) 1447 H. Mengambil titik pusat di kediaman salah satu anggota, Kak Okta, yang terletak di jantung keramaian Desa Jombang, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pengabdian kepanduan mampu menyatu harmonis dengan kekhusyukan bulan suci.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan aksi bersih-bersih di Musholla Al-Fathimiyyah, Dusun Krajan II. Tak sekadar menyapu dan merapikan tempat ibadah, para santri berbaju cokelat ini kemudian melanjutkan agenda dengan Khotmil Qur’an bersama. Suasana religius yang kental sengaja dibangun untuk mempererat ukhuwah antaranggota sekaligus mengetuk pintu langit di momen-momen terbaik Ramadan, menciptakan keseimbangan antara pengabdian vertikal kepada Tuhan dan horizontal kepada sesama manusia.
Hal yang menarik dari BASIKHAN kali ini adalah hadirnya elemen pendidikan karakter di tengah aksi sosial. Pembina Pramuka, Kak Fatkhur Rozi dan Kak Edy Sunaryanto, memanfaatkan momentum ini untuk menguji Syarat Kecakapan Khusus (SKK) para anggota secara langsung di lapangan. Uji SKK Tilawah diambil saat sesi tadarus, sementara SKK Juru Masak diuji saat para pramuka bahu-mumbahu mengolah menu takjil dan hidangan buka puasa. Pola ini membuat proses belajar terasa lebih hidup karena dipraktikkan langsung dalam bentuk pelayanan masyarakat.
Menjelang matahari terbenam, hiruk-pikuk keceriaan berpindah ke jalanan saat para anggota membagikan paket takjil kepada warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Aksi berbagi ini disambut hangat oleh masyarakat Jombang yang antusias melihat kepedulian generasi muda di tengah lingkungan mereka. Fokus utama dari kegiatan ini memang bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya menanamkan kepedulian sosial yang mendalam agar semangat berbagi tidak berhenti saat Ramadan usai.
Rangkaian BASIKHAN ditutup dengan buka puasa bersama yang penuh suasana kekeluargaan antara anggota ambalan, pembina, dan tamu undangan. Melalui kegiatan ini, Pramuka MAN 3 Jember berhasil menunjukkan bahwa sepuluh hari terakhir Ramadan adalah waktu yang tepat untuk “turun gunung” dan memberikan kebermanfaatan langsung bagi lingkungan. Semangat berbakti ini diharapkan menjadi pemantik bagi organisasi kepemudaan lainnya untuk terus menghidupkan nilai-nilai kemanusiaan di Kabupaten Jember.
(Rich-Tim Media Kwarda Jatim | Foto: Kominfo Pramuka MAN 3 Jember)
Pusdatin Kwarda Jatim