Pramukarek.or.id, Lumajang — Gladian Jejak Prestasi Pramuka SMK Negeri Rowokangkung 2025 dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di halaman utama SMKN Rowokangkung. Kegiatan ini menjadi bagian dari realisasi program pembinaan Gerakan Pramuka Gugus Depan Lumajang 16.067–16.068 Pangkalan SMK Negeri Rowokangkung sekaligus pelaksanaan rencana kerja Dewan Ambalan Jonggring Saloka tahun 2025/2026 di penghujung akhir tahun.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan, dilanjutkan dengan penempuhan dan validasi Syarat-syarat Kecakapan Khusus (SKK) bagi Penegak Bantara serta penempuhan dan validasi Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) bagi calon Bantara. Selain itu, peserta juga melaksanakan Sholat Zhuhur berjamaah sebelum kegiatan ditutup dengan upacara penutupan.
Menariknya, dalam kegiatan tersebut anggota Pramuka SMKN Rowokangkung turut menyelipkan aksi sederhana berupa penguburan sampah organik ke dalam tanah sebagai upaya pengomposan. Pembina satuan, Kak Ahmad Syaiful Rijal, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut meskipun terlihat sederhana dan kerap diremehkan, namun memiliki dampak luar biasa bagi masa depan lingkungan apabila dilakukan secara berkelanjutan.
Kegiatan Gladian Jejak Prestasi Pramuka SMKN Rowokangkung 2025 ini diikuti oleh 26 orang anggota. Ketua Sangga Kerja, Putri Umairoh, mengungkapkan kesan positifnya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, meski dikemas secara sederhana, kegiatan ini menjadi bekal yang bermanfaat bagi peserta dalam mengisi liburan sekolah, khususnya melalui aktivitas mengamati kondisi taman bunga sekolah dan melakukan pengomposan sampah organik.
Hal ini sejalan dengan harapan Kepala SMK Negeri Rowokangkung, Kak Ahmad Fathoni Abas, S.Si., M.Pd., selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus). Ia menegaskan bahwa Pramuka harus hadir dalam mendukung program kelestarian alam. Menurutnya, upaya kecil seperti pengomposan, jika dilakukan secara konsisten, dapat memberikan dampak besar dan positif bagi lingkungan. Ia juga berharap kegiatan tersebut tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga di rumah serta mampu menginspirasi banyak pihak, khususnya teman sebaya para anggota Pramuka. (Rich-Tim Media Kwarda Jatim)
Pusdatin Kwarda Jatim