Pramukarek.or.id – Meski diguyur hujan deras selama tiga hari berturut-turut, Jambore Ranting (Jamran) XV Sukosewu tetap berlangsung meriah. Semangat dan antusiasme peserta dari berbagai gugus depan se-Kecamatan Sukosewu tidak surut sedikit pun dalam mengikuti setiap kegiatan yang telah dijadwalkan.
Jamran XV Sukosewu diselenggarakan pada 16–19 Oktober 2025 di Lapangan Desa Sukosewu. Rencananya kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Kwartir Cabang Bojonegoro, Kak Nurul Azizah yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Bojonegoro.
Namun, tepat saat upacara pembukaan akan dimulai, hujan deras turun mengguyur lapangan, sehingga upacara tidak dapat dilaksanakan sebagaimana rencana. Kendati demikian, Kak Nurul Azizah tetap menyampaikan sambutan dan motivasi melalui pesan khusus yang diteruskan oleh Ketua Kwarran Sukosewu saat transit di Kecamatan Sukosewu.
Dalam laporan panitia, Kak Totok Basuki (Kepala SDN Paring I) selaku Ketua Jamran XV Sukosewu menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 39 Gugus Depan, 99 Regu, dengan total 1.170 peserta pramuka penggalang.
“Alhamdulillah, meski hujan deras, kegiatan tetap berjalan lancar. Kehadiran 1.170 peserta dari 39 gugus depan menjadi bukti nyata bahwa Gerakan Pramuka di Sukosewu sangat solid dan penuh semangat. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung hingga Jamran ini sukses terselenggara,” ungkap Kak Totok.
Setiap malam peserta dimanjakan dengan pentas seni dari masing-masing gugus depan. Penampilan kreatif ini menambah semarak jambore sekaligus menjadi ajang unjuk bakat para pramuka penggalang.
Sementara itu, Kak Ibad selaku Bidang Giat menjelaskan beragam materi yang diberikan dalam Jamran kali ini. Dari sisi pengetahuan umum, peserta mendapatkan pembekalan tentang pengenalan lalu lintas dan bahaya judi online dari Polsek Sukosewu, materi bela negara dari Koramil Sukosewu, penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dari Puskesmas Sukosewu, hingga tata cara merawat jenazah oleh KUA Kecamatan Sukosewu.
Di bidang scouting skill, peserta dilatih keterampilan membuat miniatur pionering dan hasta karya. Keseruan juga hadir lewat olahraga tradisional tarik tambang yang memupuk kekompakan, serta kegiatan adventure dan jelajah alam yang mengasah keberanian dan rasa cinta lingkungan.
“Semua materi disusun agar seimbang antara pembekalan ilmu pengetahuan, keterampilan pramuka, olahraga, dan petualangan alam. Harapannya, peserta pulang dengan pengalaman berharga, bertambah mandiri, tangguh, sekaligus memiliki wawasan luas,” jelas Kak Ibad.
Sebagai puncak kegiatan, dilaksanakan Api Unggun Pramuka sekaligus penutupan Jamran XV Sukosewu. Bertindak sebagai pembina upacara api unggun adalah Ketua Kwartir Ranting Sukosewu, Kak Masyhudi (Kepala MI Fathul Ulum Sumberjokidul).
Dalam sambutannya, Kak Masyhudi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah ikut serta menyukseskan Jamran kali ini, mulai dari Kamabigus, para pembina pendamping, Pemerintah Desa Sukosewu, hingga Forkopimcam Sukosewu.
“Jamran XV ini bisa berjalan sukses berkat dukungan semua pihak. Saya bangga dengan semangat adik-adik pramuka yang tidak luntur meski hujan deras terus mengguyur. Inilah bukti bahwa pramuka Sukosewu tangguh, mandiri, dan penuh persaudaraan,” ujar Kak Masyhudi penuh semangat.
Tepat pukul 00.25 WIB dini hari, tanggal 19 Oktober 2025, kegiatan Jamran XV Sukosewu resmi ditutup dengan penuh khidmat, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. [hd]