Banyuwangi – Dalam rangka memperingati hari jadi Gerakan Pramuka ke 63, Kwartir Ranting Srono, Banyuwangi menggelar Jambore Ranting tahun 2024. Kegiatan yang diikuti oleh 900 Pramuka Penggalang tersebut berlangsung mulai dari 12 s.d. 14 Agustus 2024 di Bumi Perkemahan MAN 3 Banyuwangi, Srono.
Pada pelaksanaanya, Jambore Ranting Srono berfokus menumbuhkan jiwa kepemimpinan untuk membentuk sumberdaya manusia yang mandiri dan tangguh, hal tersebut terbukti dengan terlibatnya beberapa instansi pemerintah meliputi BPBD hingga Damkar.

Andalan Ranting urusan pembinaan anggota Pramuka Penggalang, Dwi Eko Nurcahyo mengatakan, perlu adanya skema matang, sehingga harapan terwujudnya pramuka penggalang yang tangguh bisa direalisasikan, tidak hanya sebatas harapan.
“Kami menggunakan instrumen Jambore Ranting ini sebagai ikhtiar, bahwa dengan semangat hari jadi Gerakan Pramuka, harapan membentuk Pramuka Penggalang yang tangguh bisa direalisasikan, karena hal ini akan menjadi bekal masa depan mereka,” ungkap kak Cahyo dalam paparanya, Selasa (13/08/2024).

Selain pembekalan dari BPBD dan Damkar, Jambore Ranting Srono juga beragendakan beberapa kegiatan meliputi : Aksi bela negara, pembekalan materi Bhayangkara, Wirakartika, Bhakti Husada dan Taruna Bumi dari instansi terkait, pembekalan menari dan membatik, FPRB, permainan woodball dan tradisional, menaksir, pengelolaan sampah, safari camp hingga ulang janji.
Dengan adanya adanya kegiatan Jambore Ranting Srono ini, diharapkan tumbuh pramuka penggalang yang tangguh sebagai bekal masa depan mereka. (*Betsy Fardila)
Editor : Achmat Maskurochman Humas Kwarda Jatim