MTs Negeri 6 Jember kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga serius dalam membentuk karakter dan kepribadian peserta didik melalui penyelenggaraan Pendidikan Kepramukaan selama tiga hari berturut-turut. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Gugus Depan Gerakan Pramuka MTs Negeri 6 Jember sebagai bagian integral dari program pembinaan karakter madrasah.
Pendidikan Kepramukaan tersebut dilaksanakan pada Jumat hingga Minggu, mulai tanggal 12 Desember 2025, dan diikuti secara wajib oleh seluruh peserta didik kelas VII dan kelas VIII MTs Negeri 6 Jember. Kegiatan dipusatkan di lingkungan madrasah dan area pendukung lainnya, dengan memanfaatkan ruang terbuka sebagai sarana pembelajaran kontekstual dan aplikatif.
Kegiatan ini berada di bawah pembinaan dan tanggung jawab langsung Pembina Satuan Pramuka MTs Negeri 6 Jember, Kak Taufan Bayu Sakbana, yang didampingi oleh jajaran pembina pramuka lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan, sehingga setiap hari memiliki fokus pembelajaran yang berbeda namun saling berkaitan.
Tujuan utama diselenggarakannya Pendidikan Kepramukaan ini adalah untuk memperkuat karakter peserta didik, menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta menumbuhkan jiwa kebangsaan dan cinta tanah air sejak dini. Gerakan Pramuka dipandang sebagai sarana strategis dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, mandiri, serta memiliki integritas yang kuat.
Sejak hari pertama pelaksanaan, suasana MTs Negeri 6 Jember menunjukkan perubahan yang signifikan. Peserta didik tampil rapi, disiplin, dan penuh semangat dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Hari pertama difokuskan pada penguatan karakter, pembiasaan sikap disiplin, serta pemahaman nilai-nilai dasar kepramukaan yang bersumber dari Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Peserta didik diarahkan untuk memahami bahwa menjadi Pramuka bukan sekadar mengenakan seragam, melainkan mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.
Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan teknik-teknik kepramukaan, sejarah Gerakan Pramuka, serta Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Pada hari ini, peserta didik dilatih untuk mengembangkan keterampilan praktis, memperdalam wawasan kepramukaan, dan membentuk sikap disiplin melalui latihan baris-berbaris yang terstruktur. Materi sejarah kepramukaan diberikan untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap Gerakan Pramuka serta kesadaran akan peran Pramuka dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Hari ketiga menjadi puncak dari rangkaian Pendidikan Kepramukaan dengan fokus pada dinamika kelompok, kegiatan di alam terbuka, serta penanaman nilai Bela Negara. Melalui berbagai aktivitas kelompok, peserta didik dilatih untuk bekerja sama, memimpin, dipimpin, serta menyelesaikan permasalahan secara kolektif. Nilai bela negara ditanamkan sebagai bentuk kesadaran bahwa setiap generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan, keutuhan, dan masa depan bangsa.
Sepanjang kegiatan berlangsung, Kak Taufan Bayu Sakbana selaku Pembina Satuan berperan aktif dalam mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan, memberikan arahan, motivasi, serta pengawasan agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan bermakna. Pendekatan yang digunakan bersifat tegas namun humanis, sehingga peserta didik tidak hanya patuh terhadap aturan, tetapi juga memahami makna di balik setiap kegiatan yang dijalani.
Pendidikan Kepramukaan ini juga menjadi sarana pembelajaran sosial yang nyata. Melalui sistem regu, peserta didik belajar tentang kebersamaan, saling menghargai, tanggung jawab, serta kepemimpinan. Interaksi yang terbangun selama kegiatan mampu menumbuhkan solidaritas dan rasa memiliki antar peserta didik.
Pelaksanaan Pendidikan Kepramukaan selama tiga hari ini mencerminkan kesungguhan MTs Negeri 6 Jember dalam menjadikan Gerakan Pramuka sebagai pilar utama pendidikan karakter. Madrasah meyakini bahwa pembentukan karakter yang kuat melalui kepramukaan akan menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan kehidupan, baik di lingkungan pendidikan maupun di masyarakat.
Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 6 Jember berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional, kuat secara moral, disiplin dalam sikap, serta memiliki semangat kebangsaan yang tinggi. Pendidikan Kepramukaan ini menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam mencetak Pramuka yang tangguh, berkarakter, dan siap menjadi kebanggaan madrasah, keluarga, serta bangsa Indonesia.
Penulis: Taufan Bayu Sakbana
Pusdatin Kwarda Jatim