Lomba Iklim Gudep Jatim 2025 merupakan lomba yang digelar oleh Kwarda Jatim 2025. Sebagai panitia lomba iklim adalah Tunas Hijau Indonesia. Lomba iklim yang berdurasi 21 hari ini terbagi dalam 3 periode Challenge. Challenge 1 dalam periode 10 November 2025 hingga Minggu 16 November 2025. Challenge 2 dalam periode 17 November 2025 hingga 23 November 2025. Sementara Challenge 3 dalam periode 25 November 2025 hingga 30 November 2025
Pangkalan SMPN 11 Surabaya salah satu peserta lomba ini. Kami mengikuti Lomba Iklim Gudep Jatim 2025 dengan tema “Pramuka Jawa Timur tangguh, bumi teduh.”
Menjadi alasan tersendiri bagi pangkalan SMPN 11 Surabaya untuk mengikuti lomba ini, terus meningkatkan karakter peserta pangkalan SMPN 11 Surabaya. Bahwa pramuka harus peduli dengan lingkungan sekitar. Peduli dengan krisis iklim yang terjadi. Pramuka cinta alam, inilah yang harus terealisasi dalam kehidupan nyata.
Dalam merealisasikan Challenge, tim selalu melakukan koordinasi dengan Kamabigus. Kami mensosialisasikan dan kami berkolaborasi dengan pihak pangkalan. Melalui program kurikulum, dan terintegrasi dalam pembelajaran. Sasaran kami adalah warga sekolah, melibatkan sebanyak mungkin warga sekolah dan masyarakat sekitar.
Challenge 1: Hijaukan Gudepku
Tim mengintegrasikan dalam mapel, dalam program kurikulum. Program penghijauan, penghijauan di lingkungan pangkalan dan di sekitar pangkalan. Melibatkan peserta ekstrakurikuler pramuka melakukan penghijauan sebelum latihan rutin. Mengadopsi sekolah, juga kampung mitra. Untuk menyampaikan informasi ini tim juga mempublikasikan program melalui Radio Sekolah, melalui kampanye baik di lingkungan pangkalan maupun di luar pangkalan. Membangun kemitraan dengan sekolah binaan maupun kampung mitra.
Kami melakukan pembibitan, perawatan, penanaman. Realisasi Challenge 1 periode (10 November 2025 hingga 16 November 2025) berhasil melakukan penghijauan sebanyak 908 buah. Membuat taman mini tahan hujan di lingkungan pangkalan dan membuat taman di luar lingkungan Pangkalan SMPN 11 Surabaya.
Kami juga membagi tanaman kepada puskesmas, kepada masyarakat, kampung mitra, juga sekolah binaan. Memelihara ikan lele sebanyak 5000 pada kolam ikan.
Realisasi Challenge 2 (17 November 2025 hingga 23 November 2025)
Aksi diawali dengan sosialisasi kepada warga pangkalan dan masyarakat sekitar melalui Radio Sekolah dan kegiatan kampanye.
Upaya yang sudah dilakukan oleh tim pangkalan SMPN 11 Surabaya adalah:
- Membuat lubang biopori, merawat biopori dengan pengaktifan lubang biopori yang sudah ada.
- Membuat sumur resapan, mengaktifkan IPAL limbah wudhu.
- Memanfaatkan limbah wudhu untuk kolam ikan lele dan nila.
- Menampung air hujan, panen limbah air hujan.
- Menampung air wudhu melalui tandon limbah air wudhu dengan ukuran 2,5 m x 4,5 m dengan kedalaman 1,5 m.
- Membuat filtrasi sederhana.
- Membersihkan saluran air, merawat sumur resapan, membersihkan sungai.
- Memanfaatkan limbah air cucian beras dengan melibatkan warga sekolah.
Realisasi Challenge 3 (24 November 2025 hingga 30 November 2025)
“Gudepku tanpa sampah” merealisasikan Challenge 3 ini tim pangkalan SMPN 11 Surabaya melakukan beberapa aksi:
- Kampanye, publikasi melalui Radio Sekolah
- Tumblerisasi dan tepak tidak sekali pakai
- Pengolahan sampah organik maupun nonorganik
- Pengolahan sampah organik melalui media composting: tong komposter, Keranjang Takakura, lubang biopori, maggot, tong maggot, galon compoce, rumah kompos permanen, dan hole kompos
- Membuat POC, eco enzyme, pestisida nabati alami
- Membakar sampah plastik sekali pakai (media TONKAR), membuat lilin aroma terapi pemanfaatan jelantah
- Membuat eco brick, membuat eco block memanfaatkan limbah sansevieria
- Panen kompos
Aksi realisasi Challenge kami selalu melibatkan warga sekolah dan masyarakat sekitar.
Berikut capaian tim lomba iklim Gudep Jatim 2025 Pangkalan SMPN 11 Surabaya
(10 November 2025 hingga 30 November 2025):
- Penghijauan — 908 buah
- Pengolahan sampah organik — 918 kg
- Pengolahan sampah nonorganik — 19 kg
- Pengelolaan kertas — 31 kg
- Daur ulang kertas — 75 lembar
- Jelantah — 7 liter
- Panen kompos — 191 kg
- Produk POC — 100 liter (275 proses)
- Minyak — 1,5 liter
- Lilin aroma terapi — 7 buah
- Eco block — 4 buah
- Eco enzyme — 154 liter (proses)
- Pembinaan kampung mitra — 4 kali
- Pembinaan sekolah binaan — 3 kali
Demikian perjalanan tim lomba iklim Gudep Jatim 2025 Pangkalan SMPN 11 Surabaya dalam mewujudkan “Pramuka Jawa Timur Tangguh, Bumi Teduh.” Semoga bermanfaat untuk kita semua, menginspirasi pangkalan lainnya.