Pramukarek.or.id, Gresik – Madrasah Tsanawiyah Al Khoiriyah 1 Dalegan Gresik adalah sekolah swasta keagamaan yang berada di lingkungan wisata pasir putih Dalegan. Sekolah kami komplek dari tingkat Madrasah ibtidaiyah, MTs dan MA. Alasan awal kami ikut adalah sekolahan kami pernah merasakan 2 kali banjir dan air menggenang di lapangan halaman sampai masuk ke ruang lab komputer. Pada saat itu pikiran kami bagaimana kalau lab kami rusak ya.
Setelah kejadian tersebut kami mulai menanam pohon. Usaha kami menanam pohonpun banyak kegagalan. Menanam pohon lalu mati, ditanam lagi mati. Menanam pohon ditebang. Hampir halaman sekolah kami tidak ada resapan air langsung. Sekolah kami berdekatan dengak kali menuju ke laban (tempat kumpulnya air menuju ke laut).
Kondisi di sekolah kami terasa semakin berat saat program iklim gudep ini. Kami menelusuri semua sudut sekolah tak ada satupun tempat untuk menyimpan air hujan. Dari sana kami sadar, berarti sarpras kami belum begitu memadai untuk penggunaan air hujan. Hanya sebatas menampung dengan wadah timba atau gentong.
Tidak hanya itu kami berpikir kembali tentang konservasi air, ternyata hampir 80% tempat kami belajar semuanya berupa lapangan volly. Tidak ada tempat khusus untuk kami mengajari adik didik untuk mengerti apa arti konservasi air.
Setiap tanaman yang kami tanam juga begitu sering mati karena terkena hantaman bola volly. Berat bagi kami mengolah gudep bebas sampah dengan lingkungan yang masih belum sadar tentang arti sampah sesungguhnya.
Kami belajar mengulah sampah, kami belajar menanam, dan melindungi tanaman agar tidak mati itu hal luar biasa bagi kami. Kami berharap setelah kegiatan iklim ini, madrasah kami bisa menjadi tempat nyaman untuk belajar tentang lingkungan bebas sampah.
Semoga anggota Gerakan Pramuka Madrasah Tsanawiyah Al Khoiriyah 1 Dalegan Gresik yang mengikuti giat Lomba Iklim Pramuka Jatim nantinya tidak hanya mendapat pengalaman, namun benar-benar berdampak bagi madrasah, lingkungan rumah, dan bumi kita dengan semangat kompak dan bekerjasama.
Menjadi 1 patriot, puluhan, hingga ratusan yang bisa peduli dengan lingkungan bumi kita ini. Untuk kakak-kakak semua pasti berat untuk melakukan kegiatan menjaga lingkungan, kami merasakannya. Jangan menyerah menyuarakan sayangi bumi dengan peduli.