Pramukarek.or.id – SUMBERBARU, JEMBER – Lapangan Jatiroto, Kecamatan Sumberbaru, pada 26–27 September 2025 berubah menjadi lautan semangat Pramuka. Sebanyak 444 peserta dari 29 kontingen hadir dalam Perkemahan Bakti Cabang Saka Bakti Husada (SBH) Jember Tahun 2025. Dengan mengusung motto “Bhakti Sehat, Jiwa Pramuka, Indonesia Tangguh”, kegiatan ini bukan sekadar kemah biasa, melainkan ruang belajar, berlatih, dan berbakti di bidang kesehatan.
Suasana pembukaan berlangsung khidmat sekaligus meriah. Hadir langsung Bupati Jember, Kakak Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., selaku Kamabicab yang juga sedang melaksanakan agenda Bunga Desaku ke-5 di Kecamatan Sumberbaru.
Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membekali generasi muda dengan ilmu dan akhlak. “Semangat dan keceriaan adik-adik Pramuka ini mengingatkan kita bahwa masa depan Jember ada di tangan generasi muda yang tangguh dan berkarakter,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kakak Ghyta Eka Puspita, S.E., M.Sc. selaku Ketua Kwarcab Jember serta Kakak Akhmad Helmi Luqman, S.Sos., Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember sekaligus Ketua Umum Pimpinan SBH Cabang Jember.
Kak Helmi dalam laporannya berpesan, “Jadilah Pramuka Bakti Husada yang tangguh, peduli, dan siap berbakti untuk negeri. Pengalaman di bumi perkemahan ini hendaknya menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat dan ditindaklanjuti secara berkesinambungan di wilayah masing-masing.”ujarnya.
Perkemahan ini dirancang dengan empat zona kegiatan utama yang memadukan edukasi, pengabdian, dan kompetisi. Zona Bakti Husada: peserta mengikuti survey inspeksi lingkungan sebagai implementasi krida Bina Lingkungan Sehat, edukasi pencegahan penyakit menular dan tidak menular, hingga pembelajaran krida Bina Gizi dan Bina Obat. Zona Edukasi: pembekalan kader kesehatan melalui materi kebencanaan dan Basic Life Support (BLS). Zona Perlombaan: adik-adik Pramuka menunjukkan kreativitasnya dalam lomba Bina Lingkungan Tenda, lomba Poster Infografis, dan Pentas Seni. Kegiatan Umum: menguatkan rasa kebersamaan dengan nuansa khas perkemahan.
Tak hanya belajar, peserta juga menikmati kunjungan langsung para tokoh. Seusai pembukaan, Kak Muhammad Fawait bersama Kak Ghyta Eka Puspita dan Kak Helmi Luqman menyempatkan diri menyapa tenda-tenda peserta, termasuk diantanya kontingen dari Kwarran Umbulsari, Ajung, Patrang, Pakusari, Kaliwates, Mayang hingga Jenggawah. Kehadiran para tokoh ini menambah motivasi dan kebanggaan tersendiri bagi peserta.
Tagline “Sehati” menjadi ruh utama kegiatan ini. Filosofinya sederhana namun mendalam: melahirkan generasi yang sehat jasmani-rohani, aktif dalam berkarya, tangguh menghadapi tantangan, dan inisiatif membawa perubahan.
Bagi peserta, dua hari di bumi perkemahan bukan hanya tentang tenda, barisan, atau lomba. Lebih dari itu, ini tentang pengalaman yang mengajarkan kepedulian, tentang ilmu kesehatan yang kelak berguna di masyarakat, serta tentang arti kebersamaan dalam Pramuka.
Perkemahan Bakti Cabang Saka Bakti Husada Jember 2025 pun menegaskan bahwa pengabdian di bidang kesehatan dapat berjalan seiring dengan nilai kepramukaan: disiplin, peduli, dan berjiwa gotong royong. (asr-Tim Media Kwarda Jatim)
Pusdatin Kwarda Jatim