Pramukarek.or.id – Pada hari Sabtu, 26 Juli 2025, Gugus Depan Candiwates I menggelar kegiatan Sosialisasi Anti Bullying sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan gugus depan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Acara ini dilaksanakan di gedung sekolah dan dihadiri oleh seluruh siswa kelas 1 sampai dengan kelas 6 sejumlah 162 Pramuka Siaga dan Penggalang, guru, serta perwakilan orang tua.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menjunjung nilai-nilai saling menghargai, menolak segala bentuk kekerasan, serta membangun rasa empati di antara sesama.
Dalam kegiatan tersebut, hadir secara khusus Babinsa Candiwates, Kak Didik Isman, yang bertindak sebagai narasumber utama. Kak Didik memberikan materi dan pesan moral yang menyentuh tentang dampak buruk bullying terhadap korban, baik secara fisik maupun mental.
Dengan pendekatan yang komunikatif dan penuh semangat, ia mengajak peserta didik untuk berani berkata “tidak” pada perundungan, serta mendorong mereka menjadi pelopor kebaikan dan pelindung bagi teman-temannya.
Kak Didik juga menekankan pentingnya peran pelajar sebagai agen perubahan sejak dini. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan bahwa membentuk karakter pelajar yang kuat, sopan, dan berani menolak kekerasan merupakan pondasi utama dalam membangun generasi muda yang berdaya saing dan berakhlak mulia. Para anggota Pramuka tampak antusias dan aktif dalam sesi tanya jawab yang berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Untuk menyemarakkan suasana, setelah sesi sosialisasi dilanjutkan dengan penampilan unjuk bakat dari anggota Pramuka. Salah satu penampilan yang paling menarik perhatian adalah pertunjukan Dance Simaphore, yang dibawakan oleh anggota ekstrakurikuler Pramuka. Tarian ini memadukan gerakan dinamis dengan kode sandi simaphore, sebagai simbol komunikasi positif dan kerjasama dalam Pramuka.
Penampilan Dance Simaphore tersebut dibina langsung oleh Kak Maya dan Kak Fatmawati, yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Depan SDN Candiwates I. Dengan latihan yang tekun dan semangat kebersamaan yang tinggi, para peserta didik berhasil menyuguhkan pertunjukan yang memukau dan penuh makna.
Tarian tersebut menjadi representasi dari semangat persatuan dan pentingnya komunikasi yang sehat antar sesama anggota Pramuka. Selain Dance Semaphore, sejumlah penampilan seni lainnya juga turut mewarnai kegiatan ini, seperti puisi, menyanyi solo, dan tari tradisional.
Setiap penampilan menyuarakan pesan yang kuat bahwa bullying adalah musuh bersama yang harus dilawan dengan semangat kebersamaan dan kepedulian. Para Pramuka menunjukkan kreativitas mereka dengan bangga, yang juga menjadi bentuk ekspresi positif untuk menghindari perilaku negatif di sekolah.
Kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying ini diakhiri dengan pesan penutup dari Kamabigus yang mengajak semua warga sekolah untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang sehat, saling menghargai, dan terbebas dari perundungan.
Dengan dukungan dari Babinsa, pembina Pramuka, guru, serta partisipasi aktif siswa, kegiatan ini menjadi langkah nyata gugus depan SDN Candiwates I dalam membentuk generasi yang berani, peduli, dan saling menjaga satu sama lain.
Pewarta : Maya Eka Purwanti (Kwartir Ranting Prigen, Jawa Timur)
Redaktur : Pusdatin Kwarda Jatim