Bulan November 2022 lalu, Cianjur dilanda gempa bumi yang memakan banyak korban dan bangunan. Melihat bencana tersebut, pramuka Jawa Timur tidak tinggal diam. Dengan strategi yang matang, anggota Pramuka Peduli Kwarda Jatim dikerahkan hingga sekarang.
Selama satu pekan, (20-26/2/2023) Tim Kwarda Jatim akan melaksanakan kegiatan bakti dalam membantu memulihkan kondisi penyintas pasca gempa bumi Cianjur.
Tim terdiri dari 15 orang yaitu dari Kwarda Jatim Kak Amin Fauzi (Penanggungjawab), Kak Mirlianto (Ketua Tim), Kak Roem, Kak Djaka Santosa, Kak Rochman, Kak Joeli Ismawanto, Kak Alkhas, Kak Satrio.
Sedangkan perwakilan dari Kwarcab di Jawa Timur Kak Ari Siswanto Kwarcab Madiun, Kak Mochamad Adzani Sihabuddin Kwarcab Sidoarjo, Kak Jefri Al Kamil Kwarcab Sampang, Luris Prabowo Kwarcab Tuban, Kak A. Hakam Alim Baidhowi Kwarcab Mojokerto, Kak Mukhammad Arif Hidayatullah Kwarcab Kota Pasuruan, Kak Muhammad Esa Firdaus Kwarcab Kota Mojokerto, dan Kak Moch. Pramudia Wardana Kwarcab Kota Blitar.
Ketua Kwarda Jatim, Kak H. M. Arum Sabil, SP., mengatakan bahwa Pramuka Jawa Timur menjadi garda terdepan dalam kegiatan kemanusiaan. Aksi ini salah satunya.
“Membantu teman-teman kita yang menjadi korban gempa Cinajur ini menjadi wujud aksi nyata melakukan bakti dan semangat gotong royong,” ucapnya.
Selain itu, Kak Arum berharap dengan aksi tersebut pramuka Jawa Timur semakin peduli dengan sesama dan mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan.
“Semoga kegiatan ini terus menambah semangat pengabdian Gerakan Pramuka untuk Indonesia,” harapnya.
Sebagai informasi, tim Bakti Pramuka Jawa Timur Peduli Cianjur akan melaksanakan proyek pembangunan Hunian Sementara, Sekolah Darurat, Masjid Darurat, Rumah Anak Yatim, Bantuan Paket Perlengkapan Pendidikan.
Kegiatan ini merupakan penyaluran bantuan dana Bumbung Kemanusiaan dari Pramuka di Jawa Timur untuk pemulihan Gempa Cianjur.
Humas Kwarda Jatim