Yogyakarta, 24 Oktober 2025 – Para peserta, termasuk enam delegasi terbaik dari Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur, memasuki tahap krusial dalam Pelatihan Pembudayaan Nilai-Nilai Pancasila di Era Digital: penyusunan rencana Manajemen Proyek Kepemimpinan Pancasila. Suasana hangat namun intensif memenuhi area diskusi kelompok pada malam hari kedua kegiatan, Jumat (24/10).
Setelah menerima pengantar singkat dari Kak Anis Ilahi Wahdati, fokus utama delegasi Kwarda Jatim dan kelompoknya adalah menuangkan ide-ide inovatif ke dalam langkah-langkah nyata yang terstruktur.
Mendalami Tema Seni Budaya dan Merumuskan Solusi DigitalKwarda Jatim, yang tergabung dalam kelompok dengan tema “Seni Budaya Berbasis Media Digital”, secara aktif berdiskusi merumuskan proyek JogoBudoyo.id. Mereka ditantang untuk menyusun langkah-langkah konkret dalam menjawab isu lokal yang mereka angkat, yakni krisis regenerasi seni tradisional dan stigma negatif yang melekat pada beberapa kesenian Tuban.
Dalam proses diskusi ini, para delegasi Kwarda Jatim secara spesifik belajar dan menerapkan: Analisis Masalah Berbasis Tema: Menerapkan nilai-nilai Pancasila untuk mengidentifikasi akar permasalahan di bidang seni budaya, serta merumuskan tujuan yang ingin dicapai (misalnya, menjembatani gap antargenerasi dan membersihkan stigma).
Perumusan Strategi Proyek: 1. Menyusun ide proyek (seperti Kultur Challenge dan Art Exhibition versi Hybrid) menjadi proposal yang rinci, termasuk menentukan target pasar (Golongan Muda & Tua) dan mitra potensial.2. Konsultasi dan penajaman arah melalui aktif berinteraksi dengan kakak-kakak fasilitator dan pelatih, meminta arahan untuk memperdalam pemahaman, dan memastikan bahwa proyek yang mereka kembangkan memiliki dampak positif dan sejalan dengan penerapan nilai-nilai Pancasila di era digital.
Menjelang akhir sesi, setiap kelompok, termasuk delegasi Kwarda Jatim, memaparkan hasil diskusi dan rancangan proyek mereka. Kehadiran ide-ide kreatif di berbagai bidang—mulai dari Pemberdayaan Sosial, Ekonomi Kreatif, hingga Literasi Digital menunjukkan kepedulian dan semangat tinggi generasi muda Pramuka dalam mewujudkan Pancasila sebagai aksi nyata.
Kegiatan malam ditutup dengan apresiasi, menandai kemajuan signifikan peserta dalam menyiapkan proposal proyek kepemimpinan Pancasila, yang dijadwalkan akan diselesaikan dan dipresentasikan pada hari terakhir pelatihan.
Pusdatin Kwarda Jatim