Home » Ketua Kwarda Jatim Ajak Santri Produktif dan Belajar dari Alam

Ketua Kwarda Jatim Ajak Santri Produktif dan Belajar dari Alam

by Kwarda Jatim
0 comments

Jember – Kak H. M. Arum Sabil, S.P., Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur berkunjung dan berikan penguatan Pramuka Produktif bagi santri-santriwati di Pondok Pesantren Nurul Qarnain Jember (7/8/2022).

Kak Arum Sabil disambut oleh pengasuh pondok, KH. Yazid Karimullah, lalu diajak berkeliling melihat berbagai macam kegiatan dan program yang sedang dijalankan pondok pesantren, yaitu pengelolaan sampah, pemotongan tembakau, pembuatan meja kursi, dan kegiatan belajar mengajar santri.

Kak Arum Sabil bersama K.H. Yazid Karimullah berkeliling pondok pesantren dan disambut para santri-santriwati

Pondok Pesantren Nurul Qarnain termasuk lingkungan yang bersih, asri dan tertata rapi. Seluruh santri dan pengasuhnya sadar akan kebersihan dan menjaga lingkungan dengan baik.

Kak Arum Sabil memberikan apresiasi terhadap aktifitas pondok pesantren dalam pembuatan kursi dan meja belajar

Dalam kesempatan ini Kak Arum menyampaikan pesan kepada santri-santriwati pada acara Program Pengenalan Lingkungan Pondok Pesantren di Auditorium Pondok Pesantren Nurul Qarnain Jember. Kak arum menyampaikan hikmah yang bisa diambil dari kecamuk perang antara Rusia dan Ukraina.

“Himah yang bisa kita ambil, bahwa kita harus mempersiapkan diri untuk menjadi penemu dan pencipta, jangan menjadi bangsa konsumtif tapi jadilah bangsa produktif dengan mempersiapkan sejak sekarang ini” papar kak arum diantara santri pondok pesantren

Kak Arum Sabil menyampaikan paparan tentang Pramuka Produktif didampingi pengasug pondok

Menurut Kak Arum persoalan paling serius di masa yang akan datang adalah pangan dan energi.

“Persoalan yang dihadapi bangsa di dunia dimasa mendatang bukan covid-19, akan tetapi masalah pangan dan energi. Meskipun bangsa memiliki senjata hebat, jika tanpa bahan bakar berupa energi maka tidak berfungsi” ujar Kak Arum

Selain pangan dan energi, juga terdapat permasalahan keterbatasan lahan. Luas lahan semakin sempit sedangkan penduduk terus bertambah.

Kak Arum menyapa santri yang ada di pondok pesantren

“Persoalan lahan semakin sempit akan mengakibatkan persoalan, solusinya adalah kalian menjadi bagian pejuang untuk kesejahteraan dan kemandirian serta kedaulatan pangan dengan cara menjadi penemu alat yang membantu di bidang pertanian, peternakan dan perkebunan” papar kak Arum dengan jelas

Penghujung sambutan, kak arum berpesan kepada seluruh santri untuk tidak sombong dan selalu menuntut ilmu dimanapun berada.

Kak Arum menyapa santri cilik yang ada di pondok pesantren

“Jangan sekali-kali kalian merasa lebih hebat, merasa lebih dari yang lain, jangan ada kesombongan dalam diri kita. Banyak orang merasa hebat dan sombong dan itu membuatnya celaka”. pungkas Kak Arum Sabil kepada seluruh peserta.

Achmat Maskurochman

Humas Kwarda Jatim

You may also like

Leave a Comment