Jember – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur bersama Ikatan Guru TK di Jawa Timur menggelar kegiatan Orientasi Teknis Prasiaga pada Rabu s.d. Kamis, 8 s.d. 9 Februari 2023.
Kegiatan yang bertempat di City Forest and Farm Arum Sabil Jember itu diikuti oleh 93 peserta, yang terdiri dari Ketua IGKTI Kecamatan se Jember, perwakilan Guru TK se Kabupaten Jember, pengurus IGTKI se wilayah pembantu Gubernur di Jember.

Hadir dalam kegiatan pembukaan (8/2/2023) Kak H. M. Arum Sabil, S.P. Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, Ketua IGTKI Provinsi Jawa Timur, Ketua IGTKI Kabupaten Jember, dan narasumber kegiatan Orientasi Teknis Prasiaga, dan undangan lainnya.
Kegiatan tersebut terselenggara dengan sukses. Turut hadir dalam kegiatan dan menyapa peserta, pejabat utama Makodam V Brawijaya, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Piek Subyakto, S.H., M.H., Kepala Kelompok Staf Ahli Brigjen TNI Totok Suhartono, Asisten Operasi Kolonel Inf. Fadli Mulyono, S.I.P., M.Sos., Asisten Personil Kodam V Brawijaya Kolonel Inf. Win Nindar, S.I.P., M.Han., Asisten Logistik Kolonel Czi. Asep Rahmat Sukmana, S.I.P., M.H., Komandan Kodim 0824 Letkol. Inf. Rahmat Cahyo Dinarso.

Ketua Kwarda Jatim dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan orientasi teknis prasiaga dalam rangka membangun sistem pendidikan yang sama di Jawa Timur.
“Kegiatan orientasi teknis prasiaga ini kita seriusi dengan maksud pendidikan karakter dimulai dari anak-anak, Sehingga sistem pendidikan kepramukaan sejak prasiaga kali ini dibahas sebagai penyamaan sikap persepsi dalam membangun Gerakan Pramuka di Jawa Timur” kata Kak Arum.
“Metode penerapan kurikulum dan metode kepramukaan prasiaga ditata bersama, sehingga sistem dalam menumbuhkan karakter bagi pramuka prasiaga dapat terlaksana dengan baik” imbuhnya.

Kak Arum menambahkan bahwa pendidikan karakter anak dimulai dengan memberikan pelatihan bagi pendidiknya.
“Karena anak akan meniru perilaku orang dewasa, maka kita memulai dari para pembina, karena pramuka adalah keteladanan, ini akan direkam dan diterima anak anak, terutama bagi usia dini ini pondasi untuk pra siaga” ujar Kak Arum saat sambutan.
“Ketika melihat dan mendengar apa yang dilakukan orang dewasa, itu akan direkam oleh anak-anak dalam pembentukan karakternya. Inilah yang harus kita sikapi bersama sama bagaimana mengembangkan model pendidikan bagi anggota pramuka prasiaga”pungkasnya.
Selanjutnya Ketua Kwarda Jatim berpesan salah satu karakter yang harus dimiliki oleh anggota pramuka adalah peduli terhadap lingkungan.

“Karakter peduli lingkungan bagi anggota pramuka dapat dilakukan dengan menjaga alam, yang terdiri dari tanah, air, udara, satwa, dan hutan. Ini harus dijaga karena manusia juga tidak bisa hidup tanpa alam”tukasnya.
Berbicara tentang ketahanan nasional ketahanan nasional, Ketua Kwarda Jatim berpesan agar senantiasa menjaga pendidikan, kesehatan dan pangan.
“Jika kita ingin mewujudkan ketahanan nasional, maka jagalah pendidikan, jagalah kesehatan, dan jagalah pangan. Ketika ingin menjaga ketahanan pangan, maka jadikanlah anak-anak untuk mandiri, ketika masalah pendidikan, maka rawat dan jagalah para pendidik, dan ketika kita bicara tentang kesehatan, maka rawat dan jagalah para tenaga kesehatan”kata Kak Arum mengakhiri sambutannya.
Humas Kwarda Jatim