Pramukarek.or.id – Guncangan gempa 5,7 magnitudo yang melanda timur laut Banyuwangi pada Kamis (25/9/2025) sore menggugah kepedulian Gerakan Pramuka. Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Srono bergerak cepat dengan menggelar aksi Pramuka Peduli Gempa Banyuwangi di wilayah terdampak, Kecamatan Wongsorejo, pada Jumat (3/10/2025).
Dengan titik kumpul di sekretariat Kwarran Srono, sebanyak 16 pengurus harian dan anggota berangkat menggunakan tiga minibus. Rombongan langsung menyalurkan bantuan kepada warga yang mengalami kerusakan rumah akibat gempa.
Bantuan pertama diterima Bu Supiyatik, warga Dusun Bimo, Desa Bimorejo, yang rumahnya rusak berat. Kwarran Srono menyerahkan 10 sak semen beserta paket sembako. “Aku dredeg ditekani Kwarran Srono,” ungkapnya penuh haru dalam bahasa Jawa. Bantuan serupa juga disalurkan kepada Pak Sucipto, Pak Imam Sultoni, dan Ibu Hesti Rahayu, warga Desa Bimorejo yang turut merasakan dampak kerusakan.
Selain untuk warga, Kwarran Srono juga memberikan donasi tunai sebesar Rp 5 juta bagi Masjid Baitul Muttaqin di Desa Sidowangi, yang mengalami kerusakan parah pada atap plafon dan gentengnya. Ketua Takmir, Muhammad Rokib, menyampaikan syukur, “Semoga berkah, urusan dilancarkan, dan para donatur diberi panjang umur.”
Ketua Kwarran Srono, Kak Sri Wahyuni., menegaskan aksi ini merupakan bentuk nyata kepedulian keluarga besar Pramuka. “Semoga bantuan ini meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kak Yuni Angelia, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum, dan Pengabdian Masyarakat Kwarran Srono. Ia berterima kasih kepada Kamabigus SD Negeri dan jajaran Kwarran yang telah menggalang dana.
“Aksi ini membuktikan bahwa Gerakan Pramuka Kwarran Srono tidak hanya fokus pada pendidikan karakter generasi muda, tetapi juga hadir langsung memberikan manfaat nyata bagi masyarakat”. tambah kak Yuli (Wahyu Pribadi /M.C Huda)
Pusdatin Kwarda Jatim