JEMBER – Gemuruh suara ratusan pramuka cilik memecah keheningan di Lapangan SD Tamansari 3 pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026. Sebanyak 656 pramuka siaga yang terdiri dari 328 siaga putra dan 328 siaga putri berkumpul dalam satu energi besar bertajuk Pesta Siaga Kwarran Wuluhan “Siaga GESIT”. Suasana spektakuler ini kian terasa lengkap dengan kehadiran 82 pembina pendamping serta 86 jajaran Kamabigus dan panitia yang mengawal jalannya kegiatan.
Acara dibuka dengan simbolisme yang penuh makna, yakni pelepasan burung merpati ke angkasa yang melambangkan kebebasan, perdamaian, dan harapan bagi generasi muda. Di tengah upacara pembukaan, gema Dwi Darma Pramuka dikumandangkan dengan lantang, mengingatkan setiap peserta untuk selalu berbakti kepada orang tua serta menjadi pribadi yang berani dan pantang menyerah.
Ketua Kwartir Ranting (Ka. Kwarran) Wuluhan, Kak Moh Sholikin, dalam sambutannya menekankan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar perlombaan semata. Beliau berpesan agar para peserta menanamkan jiwa sportivitas tinggi sejak dini.
“Tujuan Pesta Siaga ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar siaga se-Kwarran Wuluhan dan menjadi wadah utama dalam mengembangkan Sesosif (Spiritual, Emosional, Sosial, Intelektual, dan Fisik) Siaga,” tegas Kak Moh Sholikin penuh semangat.
Tak hanya soal kompetisi, Pesta Siaga ini didesain agar setiap pramuka memiliki akhlak mulia, cerdas akal, serta rasa kasih sayang terhadap sesama. “Bagi yang menang tidak boleh terlalu senang, dan bagi yang kalah jangan putus asa,” menjadi pesan pengingat agar seluruh peserta tetap ceria sepanjang rangkaian kegiatan.
Dengan balutan tema “Siaga GESIT”, kegiatan ini berhasil menciptakan ruang bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang sehat jiwa dan raganya, sekaligus memperkuat sinergi antar pangkalan di wilayah Kwarran Wuluhan. Acara yang berlangsung lancar dan sukses ini pun diakhiri dengan tawa ceria para siaga, menandai keberhasilan silaturahmi yang solid di awal tahun 2026.
(Rich-Tim Media Kwarda Jatim)