Home » Pramuka Jatim Kembangkan Program Pemanfaatan Limbah MBG, Ubah Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

Pramuka Jatim Kembangkan Program Pemanfaatan Limbah MBG, Ubah Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

by Humas Kwarda Jatim
0 comments

SURABAYA – Gerakan Pramuka Jawa Timur terus berinovasi dalam menjawab tantangan lingkungan melalui program Pemanfaatan Limbah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan mulai diimplementasikan pada 2026.

Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk mengelola limbah secara produktif, sistematis, dan bernilai ekonomi. Inisiatif ini juga menjadi respons atas meningkatnya volume limbah sisa makanan dari program pemenuhan gizi masyarakat.

Ketua Kwarda Jawa Timur, Kak H.M. Arum Sabil, S.P., S.H., M.KL, menjelaskan bahwa pendekatan program ini mengedepankan edukasi dan partisipasi aktif anggota Pramuka dalam mengubah paradigma pengelolaan sampah.

“Program ini bukan sekadar pengelolaan sampah, tetapi bagaimana limbah dapat diolah menjadi sumber daya yang bermanfaat seperti kompos, pakan ternak, hingga biogas.”

Kak Arum Sabil

Dalam implementasinya, limbah organik akan diolah menjadi kompos untuk sektor pertanian, pakan ternak, serta biogas sebagai energi terbarukan. Sementara limbah non-organik akan dipilah dan didaur ulang guna mengurangi pencemaran lingkungan.

Selain berfokus pada lingkungan, program ini juga menitikberatkan pada penguatan kapasitas anggota Pramuka melalui pelatihan keterampilan pengelolaan limbah berbasis teknologi sederhana dan konsep ekonomi sirkular.

“Adik-adik Pramuka dilatih untuk berpikir kritis dan kreatif, menjadi pelaku utama dalam menciptakan solusi lingkungan.”

Nilai-nilai seperti tanggung jawab, kepedulian lingkungan, disiplin, serta inovasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program ini.

Program Pemanfaatan Limbah MBG akan melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari Kwartir Daerah, Kwartir Cabang, Kwartir Ranting, hingga Gugus Depan. Kolaborasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas lingkungan, serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

Program ini juga akan menjadi salah satu agenda strategis dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kwarda Jawa Timur untuk mematangkan konsep dan strategi implementasi secara berkelanjutan.

Ke depan, program ini diproyeksikan sebagai model pengelolaan limbah berbasis komunitas yang dapat direplikasi di berbagai daerah, sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui unit usaha produktif berbasis pengolahan limbah.

“Ketika Pramuka, pemerintah, dan masyarakat berjalan bersama, dampaknya tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan.”

Melalui program ini, Pramuka Jawa Timur menegaskan perannya sebagai agen perubahan yang adaptif, produktif, dan solutif dalam menghadapi tantangan zaman.

Pusdatin Kwarda Jatim

You may also like

Leave a Comment