Pramukarek.or.id – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Banyuwangi melalui Dewan Kerja Ranting (DKR) menggelar Raimuna Ranting Tahun 2026 di halaman Kantor Kecamatan Banyuwangi, Sabtu–Minggu (14–15/2/2026). Kegiatan ini diikuti 55 anggota pramuka yang terdiri atas 32 anggota Pramuka dari gugus depan se-Kwarran Banyuwangi, 20 anggota DKR, serta 3 Andalan Ranting.
Pembukaan Raimuna dimulai pukul 08.15 WIB, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan laporan Ketua DKR. Kegiatan secara resmi dibuka oleh perwakilan Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) sekaligus selaku Sekretaris Camat Banyuwangi, Kak Fatah Hidayat.
Dalam sambutannya, Kak Fatah menyampaikan bahwa Raimuna bertujuan membina dan mengembangkan persaudaraan serta persatuan di kalangan Pramuka Penegak dan Pandega. Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang aktivitas yang inovatif, kreatif, edukatif, rekreatif, dan produktif.
“Mabiran mengapresiasi kinerja adik-adik yang telah memeriahkan kegiatan kepramukaan di wilayah Kwarran Banyuwangi. Selama kegiatan berlangsung, tetap ikuti arahan dan bimbingan Sangga Kerja serta Andalan Ranting, serta jaga kesehatan mengingat cuaca yang tidak menentu,” ujar Kak Fatah.
Ia menegaskan pesan bahwa Mabiran memberikan dukungan fasilitas secara maksimal guna memastikan kegiatan berjalan lancar. Menurutnya, Pramuka di era digital harus melek teknologi dan informasi, serta mampu mengembangkan metode kepramukaan yang menarik bagi peserta didik.
“Dokumentasi kegiatan pun diharapkan dapat dipublikasikan melalui media sosial sebagai sarana informasi sekaligus arsip digital.” Kata Kak Fatah.
Kak Fatah berharap para peserta mampu mempersiapkan diri menghadapi tantangan era digitalisasi dan globalisasi, serta tangguh dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi.
“Sebagai tindak lanjut, Raimuna diharapkan menjadi pemicu pengembangan kegiatan kepramukaan di Kecamatan Banyuwangi sekaligus memperkuat peran Kwarran sebagai pusat pendidikan dan pelatihan Gerakan Pramuka.” Imbuhnya.
Menutup sambutannya, Kak Fatah berpantun, “Kembang sepatu bunga melati, mekar indah dipetik panji. Jangan mengaku Pramuka sejati, bila tidak menepati janji.”
M.C Huda (Kwarcab Banyuwangi)