Pramukarek.or.id – Atmosfer semangat dan antusiasme tampak memenuhi halaman SDN Munder 01 dan Aula MI Muhammadiyah Kalipepe sejak tanggal 16 hingga 19 Oktober 2025. Selama empat hari tersebut, Kwarran Yosowilangun menggelar penilaian Calon Pramuka Garuda, ajang bergengsi bagi anggota pramuka yang ingin meraih predikat tertinggi dalam gerakan kepramukaan untuk anggota muda. Kegiatan ini menjadi momen penting yang menandai dedikasi, keterampilan, dan karakter unggul para pramuka di wilayah tersebut.
Sebanyak 96 anggota pramuka ambil bagian dalam kegiatan ini, terdiri atas 65 golongan Siaga, 21 Penggalang, dan 7 Penegak. Meskipun dalam pengumuman akhir terdapat 8 peserta yang tidak lolos. Namun mereka datang dengan semangat juang tinggi, membawa bekal pengalaman, pengetahuan, serta karya yang telah mereka siapkan selama berbulan-bulan. Setiap peserta berharap dapat lolos seleksi dan menyandang predikat Pramuka Garuda simbol dari keteladanan dan keunggulan dalam kepramukaan.
Dalam proses penilaian, para peserta diuji melalui berbagai aspek yang menuntut keterampilan sekaligus kepribadian. Di antaranya adalah teknik kepramukaan, hasta karya, wawancara bersama orang tua dan pembina, tes tulis, serta presentasi proyek khusus bagi Pramuka Penegak. Ragam ujian ini dirancang untuk menilai kemampuan menyeluruh para peserta, mulai dari kedisiplinan, kreativitas, hingga kemampuan berpikir kritis dan komunikasi.
Tim penguji kegiatan ini terdiri atas jajaran pelatih dan pembina pilihan yang dibentuk secara khusus oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Lumajang. Mereka tidak hanya menilai kemampuan teknis, tetapi juga memperhatikan aspek sikap, tanggung jawab, dan konsistensi peserta selama kegiatan berlangsung. Dengan sistem penilaian yang ketat dan objektif, proses seleksi Pramuka Garuda ini diharapkan mampu menghasilkan kader-kader unggul yang setia siap sedia menjadi panutan di lingkungannya.
Sebagai Ketua Tim Penilai di wilayah Kwarran Yosowilangun, Kak Sri Astutik, S.Ag., M.A., turut memimpin jalannya penilaian dengan penuh ketelitian. Di bawah koordinasinya, seluruh penguji bekerja sama memastikan kegiatan berjalan sesuai standar yang ditetapkan oleh Kwarcab Lumajang. Keberhasilan pelaksanaan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pembina, pelatih, dan peserta dalam menjaga kualitas kegiatan kepramukaan di tingkat kwarran.
Meski sempat menemui beberapa hambatan, pelaksanaan kegiatan tetap berjalan dengan lancar. Kak Saiful Nurihidalik, S.Pd., salah satu penyelenggara & tim penguji dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat. “Meskipun ada sedikit kendala dalam pelaksanaannya, namun bisa kami selesaikan. Alhamdulillah proses penilaian calon Pramuka Garuda ini telah kami laksanakan sesuai arahan langsung dari Kwarcab Lumajang. Semoga Pramuka Garuda Kwarran Yosowilangun di generasi ini mampu menjadi pramuka yang membawa inspirasi baik bagi lingkungannya,” ujarnya.
Kegiatan penilaian ini bukan sekadar ajang seleksi, tetapi juga menjadi momentum pembentukan karakter generasi muda yang tangguh dan berintegritas. Dari para peserta yang telah berjuang, diharapkan lahir Pramuka Garuda Yosowilangun yang tidak hanya cakap secara keterampilan, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian. Semangat Garuda yang membara di Yosowilangun kini menjadi salah satu simbol lentera harapan bagi masa depan Pramuka di Kabupaten Lumajang. (asr-Tim Media Kwarda Jatim)
Pusdatin Kwarda Jatim