
Sumenep – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur mengerahkan 700 anggota Pramuka untuk melaksanakan aksi bersih-bersih Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi Gerakan Pramuka dalam memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus memperkuat kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur melalui kerja sama dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumenep. Kwarda Jatim menangani seluruh kebutuhan fasilitas pendukung kegiatan, sementara Kwarcab Sumenep turut mendukung pelaksanaan di wilayah setempat.
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak Arum Sabil, S.P., S.H., M.KL., menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Pramuka yang terlibat dalam aksi bersih-bersih tersebut. Meski berada di lokasi berbeda, Kak Arum mengapresiasi semangat anggota Pramuka yang turut menyemarakkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur melalui aksi nyata bagi lingkungan.
Menurut Kak Arum, kegiatan tersebut mencerminkan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya hadir dalam kegiatan pendidikan dan pembinaan karakter, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, gotong royong, dan keterlibatan generasi muda secara berkelanjutan.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Pramuka yang telah berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih Pantai Slopeng. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat pengabdian Pramuka dapat diwujudkan melalui tindakan nyata untuk menjaga lingkungan. Semoga semangat gotong royong dan kepedulian ini terus tumbuh serta menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam,” ungkap Kak Arum.

Di lokasi kegiatan, Wakil Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak Basuki Dr. Babussalam, S.H., M.H., menyampaikan bahwa aksi bersih-bersih pantai merupakan bentuk keterlibatan langsung Gerakan Pramuka dalam menyemarakkan hari jadi provinsi melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pramuka ikut memeriahkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur melalui aksi bersih-bersih pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Menurut Kak Basuki, keterlibatan ratusan anggota Pramuka dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Kwarda Jatim untuk mendorong kegiatan pengabdian yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata. Melalui pengerahan peserta dan dukungan fasilitas, Kwarda Jatim mengajak anggota Pramuka mengambil bagian dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.
“Aksi bersih-bersih ini sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter bagi anggota Pramuka. Nilai gotong royong, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap lingkungan diterapkan secara langsung melalui kegiatan di kawasan pantai,” ungkapnya.
Kak Basuki menambahkan, peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, di antaranya penyaluran bantuan sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
“Melalui aksi bersih-bersih Pantai Slopeng, Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menggerakkan anggota Pramuka dalam kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan. Kolaborasi dengan Kwarcab Sumenep diharapkan dapat memperkuat budaya gotong royong serta mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kawasan pesisir secara berkelanjutan,” jelasnya.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sumenep, Kak Wahyu Kurniawan Pribadi. Turut hadir pengurus Kwarda Jatim, yakni Kak Adie Kurniawan dan Kak Masul Hadi, jajaran staf Kwarda Jatim, serta Dewan Kerja Daerah (DKD) Jawa Timur.
Kak Wahyu mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang melibatkan ratusan anggota Pramuka di Kabupaten Sumenep. Ia menilai aksi tersebut menjadi kesempatan bagi anggota Pramuka untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui tindakan nyata.
“Pramuka Sumenep ikut bergembira memperingati Hari Jadi Jawa Timur dengan berpartisipasi dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Kak Wahyu.

Sebanyak 700 anggota Pramuka yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari SMAN 1 Ambunten, SMPN 1 Dasuk, SMAN 1 Sumenep, SMA Miftahul Ulum Ambunten, SMA Plus Nurud Dhalam, dan SLB Cinta Ananda.
Pantai Slopeng merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Sumenep yang perlu dijaga kebersihan dan kelestariannya. Melalui kegiatan ini, anggota Pramuka diajak memahami bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau pengelola wisata, melainkan juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.
Kak Wahyu juga menyinggung keterkaitan sejarah Sumenep dengan perjalanan Jawa Timur, termasuk kisah Arya Wiraraja dan Kerajaan Majapahit.
“Momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dapat menjadi pengingat bagi anggota Pramuka untuk terus memperkuat semangat pengabdian dan berkontribusi dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.
Pusdatin Kwarda Jatim