Pramukarek.or.id – Angka 846 bukan sekadar deretan digit, melainkan cerminan keberhasilan fenomenal Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lumajang yang baru saja melantik ratusan Pramuka Garuda pada 15 November 2025 lalu. Pencapaian fantastis ini, yang merupakan salah satu capaian terbesar dalam beberapa tahun terakhir, bukan hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi telah menarik perhatian serius dari Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur. Lumajang kini disorot sebagai contoh praktik baik pembinaan, terutama dalam upaya akselerasi pencapaian Pramuka Garuda, tingkatan tertinggi dalam Gerakan Pramuka yang menjadi indikator keberhasilan pembinaan karakter.
Dibalik lonjakan jumlah Pramuka Garuda yang signifikan ini, terdapat sebuah inovasi pembinaan yang menjadi kunci: Program “Kelas Garuda”. Program ini digagas Kwarcab Lumajang sebagai solusi terstruktur untuk mengatasi materi-materi kepramukaan dasar, kecakapan, dan praktik lapangan yang sering terlewat di tingkat gugus depan.
Ketua Kwarcab Lumajang, Kak Yudha Aji Kusuma, menjelaskan bahwa Kelas Garuda dirancang untuk memastikan peserta didik lebih siap dan teruji sebelum memasuki proses penilaian Pramuka Garuda, membuktikan bahwa peningkatan kualitas dapat berjalan beriringan dengan kuantitas.
Proses panjang menuju predikat Garuda terlihat jelas di tingkat bawah, seperti yang terjadi di Kwartir Ranting (Kwarran) Yosowilangun pada 16 hingga 19 Oktober 2025. Sebanyak 96 calon Pramuka Garuda dari golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak diuji ketangguhan karakter dan keterampilannya. Proses penilaian yang berlangsung selama empat hari ini sangat ketat, mencakup teknik kepramukaan, hasta karya, wawancara bersama orang tua dan pembina, hingga presentasi proyek khusus bagi Penegak. Kwarcab Lumajang memastikan kualitas terjaga dengan membentuk tim penguji khusus yang terdiri atas pelatih dan pembina pilihan, menunjukkan sinergi dan konsistensi dalam menjaga standar mutu dari tingkat ranting.
Kualitas dan konsistensi inilah yang membuat program inovatif Kwarcab Lumajang mendapat pengakuan dan pujian dari Kwarda Jawa Timur. Wakil Ketua Kwarda Jatim, Kak Zam Zami Sabiq, dalam kegiatan supervisinya di Lumajang, menegaskan bahwa hasil supervisi ini akan menjadi bahan penting dalam perumusan kebijakan Kwarda Jatim ke depan. Ia secara eksplisit menyebutkan bahwa “Program Kelas Garuda di Lumajang ini sangat potensial untuk diintegrasikan dengan kwarcab lain” dan dapat menjadi model untuk mengakselerasi pencapaian Pramuka Garuda di seluruh provinsi.
Dorongan Kwarda Jatim untuk mereplikasi model Lumajang ini selaras dengan target Kwartir Nasional (Kwarnas), yaitu terwujudnya minimal 5 persen Pramuka Garuda dari total anggota pramuka di setiap kabupaten/kota. Lebih dari itu, pelantikan ratusan Pramuka Garuda ini juga menjadi penegas keberhasilan pembangunan daerah, di mana capaian Pramuka Garuda dijadikan salah satu indikator kinerja bidang kepramukaan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Lumajang, sekaligus mencerminkan hasil proses seleksi yang ketat dan objektif, seperti yang dilakukan di Kwarran Yosowilangun.
Bagi Kwarda Jatim, nilai Lumajang jauh melampaui angka pencapaian Pramuka Garuda. Kak Zam Zami Sabiq memandang Kwarcab Lumajang sebagai pramuka yang tangguh. Ketangguhan ini terbukti nyata dari kiprah kemanusiaan mereka yang luar biasa, terutama saat menghadapi bencana, termasuk kontribusi besar dalam mendirikan 50 hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak. Rekam jejak solid ini diperkuat dengan catatan prestasi seperti dinobatkan sebagai Kwarcab Terbaik Kedua tingkat Jawa Timur lima tahun lalu.
Dengan keberhasilan Kelas Garuda yang terbukti efektif, sistem seleksi yang ketat hingga ke tingkat ranting, dan pengakuan dari Kwarda Jatim, Kwarcab Lumajang bertekad untuk melanjutkan program ini tahun depan dengan penyempurnaan metode. Harapan besarnya adalah agar inovasi ini tidak hanya terus mendorong peningkatan kualitas Pramuka di Lumajang, tetapi juga benar-benar menjadi ‘Model Laboratorium Pembinaan’ yang menginspirasi dan diadopsi secara luas di seluruh Jawa Timur, demi mencetak generasi muda berkarakter yang siap menjadi pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. (asr-Tim Media Kwarda Jatim)
Pusdatin Kwarda Jatim