Pramukarek.or.id, PACITAN – Gerakan Pramuka Satuan Karya (Saka) Wira Kartika Kodim 0801 Koramil 05 Nawangan sukses menggelar kegiatan tahunan Karya Bhakti 2025 dengan konsep Penggalang Tangkas. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh antusias pada Minggu, 21 Desember 2025, bertempat di kawasan bersejarah Monumen Jenderal Soedirman, Pacitan.
Karya Bhakti 2025 merupakan puncak latihan Pramuka Penggalang yang diikuti oleh 12 gugus depan tingkat SMP dan MTs se-Kecamatan Nawangan dan sekitarnya. Kegiatan ini melibatkan Dewan Penggalang, pembina pendamping gugus depan, jajaran TNI, serta Kwartir Ranting (Kwaran) Nawangan.
Mengusung tema “Wira Berkarya, Alam Terjaga, Jiwa Terbina”, seluruh peserta dibagi ke dalam regu yang masing-masing beranggotakan 8 orang dari tiap gugus depan. Karya Bhakti tahun ini diharapkan menjadi sarana pembentukan karakter Dewan Penggalang melalui pendekatan experiential learning, penguatan keterampilan kepramukaan, kerja sama, kebersamaan, serta jiwa kompetitif yang sehat.
Konsep kegiatan dikemas dalam bentuk tantangan di beberapa pos, dengan waktu penyelesaian 10 menit di setiap pos. Berbagai tantangan yang digelar antara lain Mountaineering (rappeling), Survival (mendirikan bivak), PBA/PPGD, Pionering (membuat menara kaki tiga), Navrat (orientasi dan membidik sasaran), Peraturan Baris-Berbaris (PBB), serta Yel-yel regu. Selain itu, terdapat kejuaraan khusus individu, yakni lomba videografi. Seluruh peserta tampil penuh semangat dan menunjukkan keterampilan terbaik di setiap tantangan, sekaligus memperebutkan piala regu tergiat.
Kegiatan Karya Bhakti secara resmi dibuka oleh Ketua Kwaran Nawangan, Kak Wirtono, S.Pd., M.M., melalui upacara pembukaan yang berlangsung khidmat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa tema kegiatan bermakna Pramuka hadir memberi manfaat melalui karya nyata, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, serta membina pribadi yang disiplin, tangguh, dan berkarakter.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan memberikan manfaat bagi kita semua,” tuturnya.
Salah satu pembina gugus depan, Kak Dian, menilai bahwa pelaksanaan Karya Bhakti tahun 2025 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Kegiatan ini dinilai mampu melatih keterampilan kepramukaan adik-adik Penggalang, sekaligus menjadi wadah berbagi ilmu dan mempererat tali persaudaraan antar Penggalang dari berbagai pangkalan.
Penerapan sistem tantangan perlombaan juga dinilai mampu meningkatkan semangat berpramuka dengan tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan di tengah persaingan antar gugus depan. Ia berharap Karya Bhakti dapat terus menjadi agenda tahunan dan berinovasi mengikuti perkembangan dunia digital.
Selama satu hari pelaksanaan, Karya Bhakti tidak hanya diisi dengan berbagai tantangan. Para peserta juga melaksanakan penanaman bunga tabebuya di sekitar kawasan monumen sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan semakin semarak dengan adu yel-yel regu dari 12 gugus depan peserta. Menambah kehangatan suasana, turut digelar kegiatan Harmoni Karya, Harmoni Rasa, serta nonton bersama (nobar) dan ice breaking yang mempererat kebersamaan. Semangat, kekompakan, dan rasa persaudaraan tampak jelas dari wajah para peserta sepanjang kegiatan berlangsung.
Menjelang penutupan, panitia terlebih dahulu mengumumkan juara pada masing-masing cabang lomba, serta juara regu tergiat yang diraih oleh SMPN 3 Bandar.
Kegiatan Karya Bhakti 2025 secara resmi ditutup pada pukul 15.00 WIB oleh Instruktur Muda Saka Wira Kartika, Kak Dona Setiya Wiguna, S.Pd.
Dalam penyampaiannya, Kak Dona menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana atas dasar kecintaan terhadap Pramuka serta sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui upaya menumbuhkan semangat berpramuka kepada generasi penerus Dewan Penggalang. Ia berharap kegiatan ini mampu menghidupkan kembali Dewan Penggalang yang sempat vakum serta menjadi semangat baru untuk aktif dalam kegiatan kepramukaan ke depan.
Pewarta : Dona Setiya Wiguna, S.Pd
Pusdatin Kwarda Jatim