Home » Jadi Narasumber Seminar Internasional, Ketua Kwarda Jatim: Sinergi Polisi dan Masyarakat, Jalan Menuju Indonesia Berdaulat Pangan

Jadi Narasumber Seminar Internasional, Ketua Kwarda Jatim: Sinergi Polisi dan Masyarakat, Jalan Menuju Indonesia Berdaulat Pangan

by Kwarda Jatim
0 comments

Semarang – Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak H.M. Arum Sabil, SP., S.H., M.KL menjadi narasumber dalam Seminar Internasional Polri yang diselenggarakan pada Rabu, 22 Oktober 2025 di Pusdik Binmas Polri, Semarang.

Hadir membuka seminar Bapak Wakapolri Komjen. Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo M.Si.. Dilanjutkan beberapa tokoh memberikan sambutan yaitu Kalemdiklat Polri Komjen. Pol. Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, M.Si, Astamaops Kapolri Komjen. Pol. Dr. H. Muhammad Fadil Imran, M.Si., dan JICA Expert Komjen. Pol. Jepang Nakanishi Akira.

Seminar Internasional ini diisi oleh para Panelis diantaranya Kak Arum Sabil dari unsur tokoh pertanian, Prof. Dr. Eko Handoyo, M.Si dari unsur akademisi, Kombes Pol Jepang Muraya Takanori dari JICA Expert, dan Irjen. Pol. Edy Murbowo, S.IK., M.Si. menjabat Kakorbinmas Baharkam Polri.

Dalam paparannya Kak Arum menekankan pentingnya sinergi antara polisi dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Menurutnya, kedaulatan pangan adalah martabat bangsa dan hanya dapat terwujud jika polisi dan masyarakat bersatu dalam menjaga lingkungan pertanian dari ancaman kejahatan dan kerusakan.

Kak Arum juga mengingatkan bahwa kejahatan di sektor pertanian seperti pupuk dan bibit palsu, pestisida ilegal, dan praktik impor merugikan telah menggerus produktivitas nasional. Oleh karena itu, nilai-nilai kepramukaan dapat menjadi landasan kuat membangun kesadaran pangan dan ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani, tapi juga bagian dari darma bakti setiap warga negara.

Kak Arum mengapresiasi langkah Polri yang semakin aktif melibatkan masyarakat dalam menjaga keamanan sektor pertanian melalui pendekatan edukatif. Ia juga membagikan kisah sukses sinergi polisi dan petani di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, yang berhasil mengungkap jaringan pupuk palsu senilai Rp2,4 miliar dan meningkatkan produktivitas petani hingga 28 persen dalam setahun.

Kak Arum menekankan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama dan kolaborasi antara petani, masyarakat, dan Polri adalah fondasi kuat menuju Indonesia yang berdaulat pangan. Dengan sinergi dan kesadaran bersama, Indonesia dapat menjaga kedaulatan pangan di masa depan.

Pusdstin Kwarda Jatim

You may also like

Leave a Comment


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/pramukar/public_html/index/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:34 Stack trace: #0 /home/pramukar/public_html/index/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(658): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents() #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig() #2 {main} thrown in /home/pramukar/public_html/index/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 34