Home » Kak Khofifah dan Pramuka Jatim Tanam Ratusan Mangrove Bersama

Kak Khofifah dan Pramuka Jatim Tanam Ratusan Mangrove Bersama

by Kwarda Jatim
0 comments

Gubernur Jawa Timur dan Kamabida Gerakan Pramuka Jatim, Kak Khofifah Indar Parawansa memimpin aksi penanaman mangrove di Pantai Cengkrong, Trenggalek, sebagai bagian dari program Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Bakti Masyarakat Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur pada Kamis (4/12/2025).

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Ketua Kwarda Jatim Kak H. M Arum Sabil dan Bupati Trenggalek Kak M. Nur Arifin itu, Kak Khofifah menegaskan bahwa pelestarian lingkungan tidak boleh menjadi seremonial belaka, melainkan harus sebagai gerakan yang dilakukan secara masif dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Khofifah menekankan bahwa setiap kunjungan di wilayah pesisir selalu ia manfaatkan untuk melakukan kegiatan pelestarian, salah satunya dengan mengajak masyarakat menanam mangrove. “Kita semua memiliki kewajiban untuk membangun keberlanjutan daya dukung alam dan daya dukung lingkungan. Kalau program dan target secara nasional bangsa Indonesia punya net zero emision yang perlu dicapai dengan kekuatan bersama, ” ujar Kak Khofifah.

Perempuan yang pernah menjabat sebagai Menteri Sosial RI ini juga mengapresiasi peran Pramuka yang dianggap konsisten hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan. Kehadiran Gerakan Pramuka, menurutnya, menjadi energi positif dalam memperkuat aksi pelestarian ekologis. “Bersama dengan Pramuka Jawa Timur hari ini, kita tidak hanya menanam pohon, tetapi sedang membangun benteng ekologi bagi masa depan bangsa,” ujarnya.

Kakwarda Jatim, Kak Arum Sabil menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari pendidikan kebangsaan. Generasi muda, khususnya Pramuka, perlu memahami keragaman Indonesia yang terdiri dari 17 ribu pulau, 1.300 suku, dan 700 bahasa.

“Cinta alam, cinta sesama manusia, dan budi pekerti yang suci adalah fondasi karakter Pramuka,” jelas Kak Arum Sabil setelah melakukan tanam mangrove bersama. Dengan nilai cinta alam, cinta sesama manusia, dan budi pekerti, ia berharap anggota Pramuka tumbuh sebagai calon pemimpin berkarakter pada Indonesia Emas 2045.

Selain penanaman mangrove, Pramuka Jatim juga melaksanakan sejumlah kegiatan sosial, di antaranya pasar murah, bersih pantai, pembagian doorprize dan penyerahan 10 kunci rutilahu atau rumah tinggal layak huni dari 175 renovasi RTLH hasil Perkemahan Worakarya. Terakhir, Kak Khofifah menilai berbagai program tersebut merupakan bentuk nyata pembangunan sosial berkelanjutan sekaligus intervensi ekonomi kerakyatan untuk menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Penulis: Aqilah Nur Safura

Pusdatin Kwarda Jatim

You may also like

Leave a Comment