Home » Kejar Berkah Lailatul Qadar, Pramuka MAN 3 Jember Aksi Nyata Berbakti di Jantung Desa Jombang

Kejar Berkah Lailatul Qadar, Pramuka MAN 3 Jember Aksi Nyata Berbakti di Jantung Desa Jombang

by Humas Kwarda Jatim
0 comments

JEMBER – Sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan fase krusial bagi umat Muslim untuk menjemput keutamaan malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Momentum istimewa ini dimanfaatkan secara maksimal oleh Pramuka MAN 3 Jember melalui kegiatan BASIKHAN (Bakti Sosial dan Khotmil Qur’an) pada Sabtu (14/03). Berpusat di kediaman Kak Okta yang strategis di pusat keramaian Desa Jombang, para pandu muda ini mengubah kekhusyukan ibadah menjadi aksi nyata pengabdian masyarakat yang menyentuh berbagai lini kehidupan desa.

Langkah konkret pengamalan Dasa Darma dimulai sejak pagi hari pukul 08.00 WIB, di mana para anggota bahu-membahu melaksanakan bakti fisik di Musholla Al-Fathimiyyah, Dusun Krajan II. Tidak berhenti pada urusan kebersihan lingkungan ibadah, aspek spiritual pun diperkuat melalui Khotmil Qur’an bersama sebagai bentuk peningkatan iman. Kegiatan ini menjadi manifestasi nyata dari karakter “Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa” dan “Cinta alam serta kasih sayang sesama manusia” yang bukan sekadar hafalan, melainkan tindakan yang dirasakan langsung oleh warga sekitar.

Uniknya, kegiatan sosial ini sekaligus menjadi laboratorium pendidikan karakter bagi seluruh anggota ambalan. Di bawah bimbingan Kak Fatkhur Rozi dan Kak Edy Sunaryanto, para peserta ditantang untuk menunjukkan kecakapan mereka dalam situasi riil melalui uji Syarat Kecakapan Khusus (SKK). Kemampuan tilawah diuji saat tadarus, sementara manajemen dapur dan kerja sama tim dipantau ketat melalui SKK Juru Masak saat mereka menyiapkan menu takjil. Hal ini membuktikan bahwa Pramuka selalu mampu mengintegrasikan pendidikan informal ke dalam setiap momen bakti.

Semangat berbagi mencapai puncaknya saat sore hari, ketika jalanan Desa Jombang dipenuhi oleh rona cokelat seragam Pramuka yang membagikan paket takjil kepada masyarakat. Aksi ini menjadi jembatan emosional antara institusi pendidikan dengan warga sekitar, mempererat ukhuwah Islamiyah di pengujung Ramadan. Fokus utama dari pergerakan ini adalah menanamkan kesadaran bahwa karakter kepramukaan yang tangguh justru harus muncul paling kuat saat berada di tengah-tengah tantangan dan kebutuhan masyarakat luas.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga waktu berbuka puasa ini ditutup dengan ramah tamah yang hangat antara anggota, pembina, dan tamu undangan. Melalui BASIKHAN, Pramuka MAN 3 Jember berhasil mengirimkan pesan kuat bahwa mengejar pahala di sepuluh hari terakhir Ramadan tidak harus selalu berdiam diri, namun bisa dilakukan dengan bergerak memberikan manfaat. Sinergi antara spiritualitas dan sosialitas ini menjadi potret ideal bagaimana karakter Pramuka mampu beradaptasi dan memberikan solusi nyata di tingkat lokal.

(Rich-Tim Media Kwarda Jatim | Foto: Kominfo Pramuka MAN 3 Jember)
Pusdatin Kwarda Jatim

You may also like

Leave a Comment