SURABAYA, Indonesia – Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Jawa Timur 2025 resmi menutup rangkaian persidangannya dengan sebuah keputusan bersejarah pada Rabu (10/12). Dalam Sidang Paripurna IV yang berlangsung khidmat di Surabaya, forum tertinggi kepanduan tingkat provinsi ini secara sah dan meyakinkan menetapkan Kak H. M. Arum Sabil, S.P., S.H., M.KL. sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur untuk masa bakti 2025-2030.
Keputusan ini diambil setelah seluruh Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Jawa Timur menyatakan dukungan bulat, menjadikan aklamasi sebagai puncak legitimasi kepemimpinan Kak Arum Sabil untuk periode kedua.
Jalannya Sidang Paripurna IV: Prosedural dan Konstitusional
Sidang Paripurna IV yang menjadi jantung dari perhelatan Musda ini dijalankan dengan mekanisme organisasi yang ketat dan transparan. Agenda sidang diawali dengan Penyampaian dan Pengesahan Persyaratan Calon Ketua, di mana pimpinan sidang memverifikasi kelengkapan administrasi dan kriteria kualitatif kandidat sesuai Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.
Selanjutnya, forum memasuki agenda Penyampaian Tata Cara Pemilihan. Pimpinan sidang membacakan mekanisme yang telah disepakati di Komisi A, yang menegaskan bahwa apabila hanya terdapat satu calon yang memenuhi syarat dengan dukungan minimal 30% kwartir cabang, maka pemilihan dilakukan secara aklamasi.
“Berdasarkan verifikasi faktual, hanya ada satu nama yang memenuhi seluruh persyaratan dan mendapatkan dukungan mayoritas mutlak dari 38 Kwartir Cabang. Dengan ini, Sidang Paripurna IV menetapkan Kak H. M. Arum Sabil sebagai Ketua Kwarda Jatim terpilih,” tegas Pimpinan Sidang diiringi ketukan palu yang disambut standing ovation dari seluruh peserta.
Mandat Formatur: Komposisi Tim Penyusun Kabinet
Selain pemilihan ketua, Sidang Paripurna IV juga sukses menuntaskan agenda Pemilihan Anggota Formatur. Forum memberikan mandat penuh kepada Tim Formatur yang dipimpin langsung oleh Ketua Terpilih untuk menyusun komposisi pengurus Kwarda Jatim 2025-2030 yang solid dan kompeten.
Berdasarkan keputusan sidang, berikut adalah susunan Tim Formatur Musda Jatim 2025:
- Ketua Formatur: Kak H.M. Arum Sabil, S.P., S.H., M.KL. (Ketua Terpilih).
- Unsur Kwarda: Kak Bambang Suyanto, S.Sos., S.H., M.Si.
- Unsur Kwartir Cabang (Prestasi/Tergiat): Kak Dr. Mouchammad Taufiq, S.H., M.H. (Kwarcab Lumajang).
- Unsur Kwartir Cabang (Kewilayahan): Kak Dr. H. Sopingi, AP., M.Ap. (Kwarcab Nganjuk).
- Unsur Majelis Pembimbing Daerah (Mabida): Nama diserahkan kepada Ketua Mabida (Gubernur Jatim) untuk ditunjuk.
Tugas utama tim ini adalah menyusun struktur organisasi yang ramping, kompeten, dan mampu menjawab tantangan “Gerakan Pramuka yang Adaptif dan Berkelanjutan”.
Penguatan Integritas: Penetapan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK)
Agenda krusial lainnya yang disahkan dalam sidang ini adalah Pemilihan Ketua dan Anggota Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Jawa Timur masa bakti 2025-2030. Forum menyadari pentingnya aspek akuntabilitas dan transparansi anggaran dalam organisasi modern demi mewujudkan tata kelola yang bersih (good governance).
Sidang menetapkan figur-figur yang memiliki integritas dan kompetensi di bidang audit keuangan dan hukum untuk duduk dalam LPK, dengan komposisi sebagai berikut:
- Ketua dan Wakil Ketua LPK: Ditunjuk langsung oleh Gubernur Jawa Timur selaku Ketua Mabida.
- Anggota LPK (Unsur Kwartir Cabang):
a. Kak Ulfiah, S.Pdi. (Perwakilan Kwarcab Situbondo).
b. Kak M. Khoirudin, S.Pd., M.Pd. (Perwakilan Kwarcab Kabupaten Kediri).
c. Kak Drs. Sudarminto, M.Pd. (Perwakilan Kwarcab Kota Surabaya).
Rangkaian sidang ditutup dengan agenda Pengesahan Hasil-Hasil Pemilihan. Melalui Surat Keputusan Musyawarah Daerah, seluruh proses politik dan organisasi yang berlangsung selama Musda dikukuhkan menjadi dokumen hukum yang mengikat.
Dalam pidato perdananya pasca terpilih, Kak Arum Sabil menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh potensi Pramuka Jawa Timur, memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi, dan melanjutkan visi kemandirian pangan serta energi melalui gerakan kepanduan.
Dengan terpilihnya kembali Kak Arum Sabil serta terbentuknya Tim Formatur dan LPK yang definitif, Gerakan Pramuka Jawa Timur kini siap membawa organisasi terbesar di Indonesia ini berlayar menghadapi tantangan global lima tahun ke depan.