Pramukarek.or.id, Sidoarjo – Pimpinan Saka Wanabakti Daerah Jawa Timur meluncurkan Program Saka Wanabakti Berbasis Online bertepatan dengan Peringatan Hari Saka Wanabakti ke-42, Jumat (19/12/2025), di Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. Peluncuran ini menjadi tonggak penting transformasi Saka Wanabakti dalam menjawab tantangan zaman melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Harian Pimpinan Saka Wanabakti Daerah Jawa Timur Misbakhul Munir, Ketua Majelis Saka Wanabakti Daerah Jawa Timur, perwakilan Balai Besar KSDA, unsur penegakan hukum kehutanan, serta 89 anggota Saka Wanabakti yang terdiri atas pamong saka, instruktur saka, dan dewan saka secara luring. Sementara itu, Pimpinan Saka Wanabakti Nasional dan UPT Kementerian Kehutanan wilayah Jawa Timur mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.
Dalam sambutan pembuka, Misbakhul Munir menegaskan bahwa perjalanan 42 tahun Saka Wanabakti merupakan bukti konsistensi Pramuka dalam menjawab tantangan lingkungan.
“Empat puluh dua tahun perjalanan Saka Wanabakti adalah bukti bahwa Pramuka selalu hadir untuk menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, platform Wanabakti Online diharapkan menjadi sarana edukasi, komunikasi, dan kolaborasi yang lebih luas bagi generasi muda peduli lingkungan.
“Rangkaian Bulan Bakti Saka Wanabakti Jawa Timur tahun 2025 meliputi pembinaan Saka Wanabakti, peringatan HUT ke-42 sekaligus launching Wanabakti Online, serta partisipasi pada Festival Mangrove ke-9 di Kabupaten Pacitan sebagai aksi nyata pelestarian lingkungan pesisir.”kata Kak Munir
Sambutan secara daring juga disampaikan Pimpinan Saka Wanabakti Nasional, Luckmi Purwandari, yang mengajak seluruh anggota untuk terus meningkatkan peran dalam menjaga kelestarian hutan Indonesia. Ia mengingatkan bahwa Saka Wanabakti kini menghadapi tiga krisis lingkungan global, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran, yang solusinya terletak pada pengelolaan hutan lestari.
Ketua Majelis Pembimbing Saka Wanabakti Daerah Jawa Timur, Sumadi, menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai Saka Wanabakti dalam kehidupan sehari-hari.
“Tunjukkan bahwa meski tidak selalu mengenakan seragam Pramuka, jiwa dan perilaku tetap mencerminkan nilai kepramukaan,” pesannya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada pangkalan terbaik serta pemenang lomba vlog Saka Wanabakti sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan dedikasi anggota dalam mengampanyekan kepedulian lingkungan.
Pewarta : M.C. Huda
Pusdatin Kwarda Jatim