Banyuwangi, 26 September 2026 — Pusdiklatcab Macan Putih Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Banyuwangi masa bakti 2026–2030 mengawali program kerjanya dengan menyelenggarakan Pitaran Pelatih secara maraton di dua lokasi. Kegiatan ini menjadi langkah awal membangun komitmen bersama para pelatih untuk memperkuat mutu pendidikan dan pelatihan kepramukaan di Kabupaten Banyuwangi.

Pitaran dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026, di Auditorium Gugus Depan MTsN 5 Banyuwangi dan diikuti sekitar 43 pelatih. Sementara sesi berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026 di Aula Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyuwangi.

Program tersebut menjadi kegiatan perdana kepengurusan Pusdiklatcab Macan Putih masa bakti 2026–2030 sekaligus pintu masuk untuk membangun kesamaan orientasi antara pengurus Pusdiklatcab dan para pelatih dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan kepramukaan.

Pelaksanaan Pitaran juga merupakan bagian dari komitmen Pusdiklatcab dalam menjalankan mandat kelembagaan yang menempatkan Pusdiklat sebagai unsur penjamin mutu atau quality assurance, sekaligus center of excellence atau pusat keunggulan dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan kepramukaan.

Posisi strategis tersebut menuntut Pusdiklat tidak hanya menjalankan kegiatan pelatihan, tetapi juga membangun ekosistem kepelatihan yang mampu menjaga standar mutu, memperbarui pengetahuan pelatih, serta mengembangkan metode pendidikan sesuai dengan perkembangan kepramukaan.

Dalam Pitaran sesi pertama, terdapat tiga pokok bahasan utama. Pertama, pengenalan dan penguatan inisiasi Scouts for SDGs dari organisasi kepanduan dunia atau WOSM di lingkungan pelatih. Kedua, pembaruan dan sosialisasi prosedur pelaksanaan serta penyelenggaraan kursus. Ketiga, pembahasan perkembangan terkini dunia kepramukaan yang dilanjutkan dengan diskusi dan simulasi sejumlah metode yang dapat digunakan dalam penyelenggaraan kursus.

Forum tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para pelatih untuk menyampaikan aspirasi dan membangun kesepahaman tentang arah pengembangan pendidikan dan pelatihan kepramukaan di Banyuwangi.

Respons peserta pada penyelenggaraan sesi pertama dinilai kuat. Sekitar 43 pelatih hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan, sekaligus menunjukkan komitmen untuk menjadi bagian dalam penguatan Pusdiklatcab Macan Putih.

Andalan Cabang Urusan Binawasa Kwarcab Banyuwangi, Kak Kusno Abi Wibowo, yang hadir membuka kegiatan, menekankan pentingnya kontribusi pelatih dalam memberikan layanan pendidikan kepramukaan yang berkualitas.

«“Kontribusi para pelatih dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas benar-benar dibutuhkan. Kualitas itu bukan hanya berada pada diri pelatih, tetapi juga harus tercermin dalam seluruh proses pendidikan yang dijalankan,” ujar Kak Kusno Abi Wibowo.»

Ia juga mengingatkan bahwa peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan harus tetap berjalan seiring dengan nilai dasar pengabdian dalam Gerakan Pramuka.

«“Dalam setiap proses itu, kita tidak boleh melupakan nilai Ikhlas Bakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana,” katanya.»

Pesan tersebut menegaskan bahwa peningkatan profesionalitas dan kualitas kepelatihan tetap harus berpijak pada nilai pengabdian. Pelatih bukan sekadar penyampai materi dalam sebuah kursus, tetapi menjadi bagian penting dalam proses pendidikan yang menentukan kualitas pembinaan kepramukaan.

Pitaran juga memberikan ruang interaksi langsung antarpelatih melalui diskusi dan simulasi metode penyelenggaraan kursus. Pola tersebut diharapkan mampu membangun kultur belajar bersama, memperkuat komunikasi, sekaligus menciptakan kesamaan pemahaman dalam memberikan layanan pendidikan dan pelatihan.

Kehadiran puluhan pelatih pada sesi pertama menjadi modal awal bagi Pusdiklatcab Macan Putih untuk membangun pola kerja yang lebih kolaboratif. Aspirasi yang muncul dalam forum menjadi bagian penting dalam menyusun langkah bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan kepramukaan yang semakin berkualitas di lingkungan Kwarcab Banyuwangi.

Keberhasilan Pitaran Pelatih di Auditorium MTsN 5 Banyuwangi tersebut sekaligus menjadi awal bagi kepengurusan Pusdiklatcab Macan Putih masa bakti 2026–2030 untuk membangun kebersamaan, kolaborasi, dan kerja tim.

Semangat itu diarahkan agar tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi menjadi bagian dari kultur pelayanan Pusdiklatcab dalam setiap proses pendidikan dan kepelatihan.

Dengan rangkaian Pitaran yang masih akan dilanjutkan pada 10 Oktober 2026 di Aula Kwarcab Banyuwangi, Pusdiklatcab Macan Putih membawa pesan utama bahwa peningkatan kualitas kepramukaan membutuhkan keterlibatan pelatih, sistem penyelenggaraan yang bermutu, serta komitmen untuk terus belajar dan bergerak bersama.

Pusdatin Kwarda Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *