SURABAYA – Kebanggaan besar diraih Pramuka Penggalang Kota Surabaya. Regu 11 Semut dari Kwartir Ranting (Kwaran) Bubutan dan Regu 40 Dahlia dari Kwaran Karangpilang sukses menyandang predikat Regu Berprestasi Tinggi dalam Lomba Tingkat III (LT III) Pramuka Penggalang Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Surabaya 2026. Keduanya menjadi wakil Surabaya untuk melanjutkan perjuangan di LT IV tingkat Jawa Timur.


Prestasi itu menjadi buah dari kerja keras, kedisiplinan, kekompakan, dan latihan yang dijalani para anggota regu. Di tengah ketatnya persaingan, Semut dan Dahlia mampu menunjukkan kemampuan terbaik hingga menempati posisi tertinggi dalam kategori masing-masing.


LT III berlangsung selama tiga hari, 9–11 Oktober 2026, di Bumi Perkemahan Lapangan Klakah Rejo, Kecamatan Benowo, Surabaya. Sebanyak 42 regu, terdiri atas 21 regu putra dan 21 regu putri dari 22 Kwaran, berkompetisi untuk membuktikan hasil pembinaan Pramuka Penggalang di wilayah masing-masing.


Di kategori putra, Regu 11 Semut dari Bubutan tampil sebagai peraih predikat Regu Berprestasi Tinggi. Prestasi tersebut disusul Regu 13 Rajawali dari Tambaksari yang meraih predikat Regu Berprestasi Baik. Sementara itu, Regu 29 Scorpion dari Gubeng memperoleh predikat Regu Berprestasi Cukup.


Persaingan kategori putri juga menghadirkan kebanggaan tersendiri. Regu 40 Dahlia dari Karangpilang sukses meraih predikat Regu Berprestasi Tinggi. Regu 46 Black Rose dari Rungkut menempati predikat Regu Berprestasi Baik, sedangkan Regu 18 Mawar dari Bubutan meraih predikat Regu Berprestasi Cukup.


Penetapan para pemenang diumumkan melalui berita acara pada Minggu (11/10). Hasil tersebut menegaskan bahwa keberhasilan di LT III bukan sekadar soal siapa yang paling unggul, melainkan juga bukti kesungguhan para Penggalang dalam mengasah keterampilan, membangun kerja sama, dan menjaga sportivitas.


Ketua Panitia LT III Kwarcab Surabaya, Mudjianto, menyampaikan rasa syukur karena kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Selama perlombaan berlangsung, tidak ada peserta yang dilaporkan jatuh sakit. Kondisi itu menjadi kabar menggembirakan setelah para peserta menjalani rangkaian kegiatan yang menuntut tenaga, konsentrasi, dan kesiapan mental.


Dalam penutupan kegiatan, Wakil Ketua Kwarcab Surabaya, Sunyoto, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada seluruh peserta. Ia menilai para Penggalang telah menunjukkan kemampuan yang membanggakan. Mereka yang tampil di LT III merupakan regu-regu pilihan yang sebelumnya berhasil melewati persaingan di tingkat Kwaran.


Sunyoto mengingatkan bahwa kemenangan harus menjadi pemacu untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Sebaliknya, peserta yang belum memperoleh predikat terbaik tidak perlu berkecil hati. Kesempatan untuk belajar, berlatih, dan kembali berprestasi masih terbuka lebar.


Ketatnya persaingan di LT III tahun ini menjadi tantangan tersendiri. Selisih kemampuan antar regu relatif tipis sehingga setiap peserta dituntut memberikan penampilan terbaik. Situasi tersebut sekaligus menjadi modal positif bagi pembinaan Pramuka Penggalang Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing.


Kini, sorotan tertuju kepada Regu 11 Semut dan Regu 40 Dahlia. Predikat tertinggi yang diraih keduanya menjadi bekal sekaligus tanggung jawab untuk membawa nama Surabaya ke panggung LT IV Jawa Timur. Persiapan yang lebih matang, latihan berkelanjutan, serta kekompakan tim akan menjadi kunci menghadapi tantangan berikutnya.


Bagi Bubutan dan Karangpilang, keberhasilan ini layak menjadi kebanggaan bersama. Prestasi Semut dan Dahlia juga menjadi inspirasi bagi regu-regu lain untuk terus berlatih dan berani bermimpi lebih tinggi. Dari Lapangan Klakah Rejo, para Penggalang Surabaya telah membuktikan bahwa kerja keras dan semangat pantang menyerah dapat membuka jalan menuju prestasi yang lebih besar. (KTJ)

Pusdatin Kwarda Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *